MotoGP
Tanpa Marquez, JOAN MIR di Pintu Juara Dunia MotoGP 2020 - Vinales: Saya Sangat kecewa
Jika hasil race MotoGP Eropa 2020 tak berubah, maka selangkah lagi Joan Mir akan menyabet gelar Juara Dunia MotoGP Musim 2020.
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tanpa Marc Marquez di Sisa Balapan MotoGP 2020, Pembalap Suzuki Joan Mir diambang Pintu Juara MotoGP 2020.
Jika hasil race MotoGP Eropa 2020 tak berubah, maka selangkah lagi Joan Mir akan menyabet gelar Juara Dunia MotoGP Musim 2020.
Saat ini Joan Mir memipin balam di Race MotoGP Eropa 2020 di 10 lap terakhir, diikuti Alex Rins diposisi kedua.
Disisi lain, Pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, meluapkan penyesalannya menjelang balapan MotoGP Eropa 2020.
Maverick Vinales ternyata menyesal karena tidak bisa memanfaatkan absensi Marc Marquez pada MotoGP musim ini.
Vinales yang mengemban misi meraih titel juara dunia MotoGP 2020, seharusnya mampu melesat tajam karena tak ada sang rival di lintasan balapan.
Akan tetapi, ketidakhadiran Marc Marquez justru tak berarti apa pun bagi Maverick Vinales.
Dengan tiga balapan tersisa, Vinales cuma mengantongi tiga podium dengan satu kemenangan.
Hasil itu membawa Maverick Vinales menempati urutan ketiga dengan koleksi 118 poin.
Dia terpaut 19 angka dari Joan Mir (Suzuki Ecstar) yang memuncaki klasemen MotoGP 2020 dengan 137 poin.
Selain itu, langkah Vinales untuk menjadi juara dunia mendapat hambatan setelah ia harus mengawali MotoGP Eropa 2020 dari pit lane.
Hukuman itu diberikan ke Vinales lantaran ia kedapatan melanggar regulasi penggunaan mesin di MotoGP.
Pada sesi FP2 yang digelar Jumat (6/11/2020) di Sirkuit Ricardo Tormo, Vinales menggunakan mesin YZR-M1 keenamnya pada musim ini.
Padahal, MotoGP menetapkan setiap pebalap pabrikan non-konsesi hanya diizinkan memakai lima mesin dalam satu musim.
"Tanpa Marc Marquez, kami memiliki kesempatan yang bagus, mengingat dia dan Honda berada di level yang berbeda," kata Maverick Vinales, dilansir dari GPOne.