Breaking News:

Optimalisasi Penerimaan Perpajakan, KPP Pratama MoU dengan Bea Cukai

Upaya terobosan ini harus dilakukan mengingat upaya pemerintah untuk mengatasi penyebaran wabah Pandemi Covid-19 yang masih terus berjalan.

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
KPP Pratama dan Bea Cukai yang berada di wilayah Kota Pontianak, Mempawah, dan Kubu Raya melakukan langkah terobosan dengan melakukan sinergi antar unit kerja, pada Jumat, 6 November 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Dalam upaya untuk meningkatkan sinergitas penerimaan perpajakan, dua unit kerja vertikal dibawah naungkan Kementerian Keuangan melakukan MoU. 

KPP Pratama dan Bea Cukai yang berada di wilayah Kota Pontianak, Mempawah, dan Kubu Raya melakukan langkah terobosan dengan melakukan sinergi antar unit kerja, Jumat, 6 November 2020. 

Dalam kesempatan ini, sinergi tersebut dituangkan dalam bentuk penandatanganan kesepakatan Bersama yang melibatkan KPP Pratama Pontianak Barat, KPP Pratama Pontianak Timur, KPP Pratama Mempawah, dan KPP Bea dan Cukai TMP B Pontianak. 

Kesepakatan bersama ini merupakan kelanjutan sinergitas dan implementasi dari inisiatif strategis program reformasi kelembagaan Kementerian Keuangan.

Baca juga: Bea Cukai Nanga Badau Launching Klinik Ekspor ke Malaysia

Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Konsultasi 1, KPP Pratama Pontianak Barat, Hari Widodo Purwiranto mengatakan hal ini merupakan upaya yang harus dilakukan mengingat upaya pemerintah untuk mengatasi penyebaran wabah Pandemi Covid-19 uang masih terus berjalan. 

Dikatakannya, masa Pandemi ini sangat berpengaruh sekali dalam penurunan capaian penerimaan pajak.

Namun, dengan sinergitas ini dari pihak tersebut mengaku, langkah sinergitas ini akan mampu memperkuat pencapaian pajak untuk terus berkembang dan strategis program reformasi kelembagaan Kementrian Keuangan. 

"Momentum kondisi ekonomi yang terpengaruh penyebaran wabah Pandemi Covid-19, kita lakukan kesepakatan bersama yang mana merupakan kelanjutan sinergitas dan implementasi serta penyegaran kembali dari pola sinergi unit kerja dalam optimalisasi penerimaan perpajakan khususnya di regional Kalimantan Barat," ujar Hari Widodo Purwiranto.

Upaya terobosan ini harus dilakukan mengingat upaya pemerintah untuk mengatasi penyebaran wabah Pandemi Covid-19 yang masih terus berjalan. 

Wilayah Kalimantan Barat sendiri, khususnya Kota Pontianak dan sekitarnya, hingga saat ini telah memasuki zona merah dan oranye dalam penyebaran wabah Covid. 

Baca juga: Perusahaan Kelapa Sawit Siap MoU dengan Pemerintah, Membangun Infrastruktur Jalan

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved