Virus Corona Masuk Kalbar

Upaya Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Gubernur Kalbar Minta Pembentukan Satgas Hingga Tingkat RT

Pembentukan Satgas Covid-19 dinilai Sutarmidji akan efektif untuk menekan penyebaran penularan virus corona ini.

Tayang:
Penulis: Syahroni | Editor: Syahroni
ISTIMEWA
Pencanangan Satgas Desa dalam penaggulangan Covid-19 yang dihadiri oleh Gubernur Kalbar serta Forkopimda Kalbar dan Kubu Raya, Senin 2 November 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kalbar terus mengalami lonjakan siqnifikan.

Bahkan pertama kali daerah di Kalbar masuk zona merah tingkat risiko tinggi penularan Covid-19.

Kota Pontianak adalah satu-satunya daerah yang menjadi zona merah penyebaran Covid-19.

Melihat meningkatnya penyebaran Covid-19 ditengah masyarakat, Gubernur Kalbar Sutarmidji meminta semua daerah membentuk Satgas Covid-19 hingga tingkat desa/kelurahan sampai tingkat RT.

Pembentukan Satgas Covid-19 dinilai Sutarmidji akan efektif untuk menekan penyebaran penularan virus corona ini.

“Semua daerah kabupaten kota harus berkoordinasi dengan Polres dan Kodim dalam pencanangan Satgas Covid-19,” ucap Sutarmidji Selasa 3 November 2020.

Sehari lalu, Sutarmidji menghadiri kegiatan Pencanangan Satgas Desa Tangkal Covid-19 dengan tema “Pahlawan Di Era Milenial adalah Pahlawan yang Memutus Mata Rantai Covid-19.

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) menceritakan dalam waktu empat bulan angka kenaikan pasien Covid-19 sangat drastis.

Acara pencanganan Satgas desa tersebut turut hadir Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen M. Nur Rahmad, Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Dr. Drs. Rimegius Sigit Tri Hardjanto,S.H. M.Si, Bupati Kubu Raya, H. Muda Mahendrawan,SH, beserta Kepala Desa Sungai Raya,

Masih dalam sambutannya, Sutarmidji menegaskan Angka kematian pasien Covid-19 meningkat.

Kondisi ini karena masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Semakin kedepan semakin berat kasusnya, dalam lima bulan terakhir kasus kematian cuma 4 kasus tapi sekarang angka kasus kematian meningkat menjadi 21 kasus,” ucap Sutarmidji.

Sedangkan yang terpapar meningkat dari 500 kurang lebih sampai 1.600 kasus.

Gubernur Kalbar mengajak masyarakat Kalbar untuk mengubah perilaku kehidupan sehari-hari dengan kebiasaan baru, untuk selalu tetap disiplin pada protokol kesehatan atau selalu menerapkan 3M.

Gubernur Kalbar berharap pada Satgas Covid-19 di desa ini yang merupakan garda terdepan dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved