Dinas PUPR Sekadau Pastikan Segera Tangani Ruas Jalan Rusak

cuma kita ini lagi berhadapan dengan perubahan anggaran, semenjak masa pandemi ini kita tidak bisa menebak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ MARPINA SINDIKA WULANDARI
Dinas PU Provinsi Kalbar dan Dinas PUPR Kabupaten Sekadau saat meninjau sejumlah titik lokasi jalan rusak dan banjir di dalam kota Sekadau. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU- Sejumlah ruas jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Sanggau-Sekadau- Tebelian rusak akibat cuaca ekstrem, Dinas PUPR Sekadau sebut akan diperbaiki dalam waktu dekat, Kamis 29 Oktober 2020.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi pun membenarkan adanya sejumlah keluhan masyarakat akibat kondisi jalan yang rusak dan mengakibatkan sejumlah kecelakaan di dalam kota Sekadau.

Pihaknya pun melalui dinas teknis baik di Provinsi maupun Balai Jalan Nasional, tetap berkoordinasi untuk percepatan perbaikan.

Baca juga: Bahasan Janji Tuntaskan Perbaikan Jalan Rusak di Pontura dan Pontianak Timur

Terutama jalan rusak yang berada di lokasi tertentu, baik ruas jalan Sanggau-Sekadau, dan jalan Sekadau-Tebelian maupun daerah banjir yang ada saat ini, seperti di depan Bank Mandiri, Jl Merdeka Timur Sekadau.

"Alhamdulillah hasil koordinasi kita beberapa waktu lalu membuahkan hasil. Pada pagi ini tim dari provinsi akan berkordinasi dengan Dinas PUPR meninjau lokasi yang mengalami kerusakan. Kita minta prioritas penanganan karena ini pemeliharaan dan menyangkut kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sekadau itu juga berterima kasih kepada Satker yang merespon cepat terhadap permasalahan jalan rusak di Sekadau dan berharap tingkat kecelakaan bisa diturunkan.

" Karena ini statusnya jalan nasional, Kewananganya ada di Kementerian PUPR. Karena di Kalimantan Barat ini ada Balai Jalan Nasional, itu yang memiliki kewenangan untuk mengatasinya. Tahun ini kita juga ada pemeliharaan jalan, jadi bisa kita gunakan untuk perbaikan," tandasnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalbar, Taufik mengatakan saya ini pihaknya sedang melaksanakan survei, dan memonitor titik-titik kerusakan bersama Dinas PUPR Kabupaten untuk mengambil solusinya ya disesuaikan dengan keinginan warga setempat.

"Untuk perbaikan itu kontinyu, tetap karena pemeliharaan kita ini kan sampai Maret 2021. Jadi berjalan terus, cuma kita ini lagi berhadapan dengan perubahan anggaran, semenjak masa pandemi ini kita tidak bisa menebak, dan berpengaruh pada semua pekerjaan kita," ujarnya.

Lebih lanjut, dengan kondisi jalan yang labil. Taufik menuturkan kerusakan tidak dapat diduga, terlebih ketika cuaca ekstrem yang kapan pun dapat menyebabkan terjadinya genangan dan lobang di badan jalan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved