Peringati Hari Santri, Gubernur Sutarmidji Harap Pondok Pesantren Dikelola Secara Modern

Ia mengatakan sehingga pesantren ini kedepan dikelola lebih moderen tanpa mengurangi sedikitpun sistem pengelolaan selama ini

Penulis: Anggita Putri | Editor: Zulkifli
TRIBUN PONTIANAK/Anggita Putri
Gubernur Sutarmidji saat menghadiri Peringatan Hari Santri secara virtual di Ruang DAR, Selasa 27 Oktober 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2020, Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji ingin pondok pesantren di Kalbar bisa dikelola secara modern, tanpa mengurangi sedikitpun sistem pengelolaan yang sudah berjalan selama ini. 

“Saya ucapkan selamat Hari Santri dan saya juga mengajak seluruh komponen yang ada di masyarakat terutama umat Islam yang punya usaha untuk bersinergi dengan pesantren,” ujarnya, usai menghadiri Peringatan Hari Santri secara virtual di Ruang DAR, Selasa 27 Oktober 2020. 

Ia mengatakan sehingga pesantren ini kedepan dikelola lebih moderen tanpa mengurangi sedikitpun sistem pengelolaan selama ini yang sudah berjalan dengan baik dan bisa menjawab tantangan.

“Sehingga anak- anak yang keluar dari pesantren lebih mandiri.

Pesantren bisa mengembangkan seperti dibidang peternakaan, perkebunan pertanian,” ujarnya.

Baca juga: Sutarmidji Apresiasi Kegiatan FGD dan Deklarasi Zero ODOL 2023 di Kalbar

Baca juga: PC NU Melawi Tutup Rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional 2020 dengan Istighosah dan Doa Bersama

Jadi dalam artinya pesantren harus di berdayakan jangan sampai pesantren mencetak santri tapi santri setelah selesai malah bingung mau menjadi apa.

“Tidak ada salahnya kalau dipesantren ada pengajaran tentang bagaimana seluk-beluk otomotif dan elektronik.

Jadi intinya kurikulum selain tentang agama ada juga yang mendekati pelajaran umum supaya bisa menjawab permasalahan dan tantangan saat ini,” ujarnya.

Dikatakannya dijaman pandemi Covid-19 pesantren juga rentan covid-19 karena masih banyak asrama santri yang terbatas.

Itu juga menjadi masalah. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved