Update Covid-19 di Kabupaten Sanggau, Total 58 Kasus dan Sembuh 43 Orang

Artinya ini betul-betul kesadaran pribadi, ketika kita patuh dengan pribadi kita saya percaya kita tidak akan memberinya penularan ke orang lain.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/HENDRI CHORNELIUS
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU -Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting kembali menyampaikan perkembangan terkait data Covid-19 di Kabupaten Sanggau.

Saat ini sebanyak 58 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Dinyatakan sembuh 43 orang dan belum sembuh 15 orang.

"Update data Covid-19, Total terkonfirmasi 58 orang dan total dinyatakan sembuh 43 orang," kata Ginting, Minggu 25 Oktober 2020.

Sementara, total yang belum sembuh sebanyak 15 orang, yaitu 2 orang di rawat di Gedung baru IGD RS Sanggau, 8 orang diisolasi di Gedung baru Poliklinik RS Sanggau dan 5 orang diisolasi di mess diklat Sanggau Permai.

"Sampel swab yang belum keluar sebanyak 687 sampel,"tutur Ginting.

Baca juga: Tim Gugus Tugas Covid-19 Perketat Disiplin Prokokol Kesehatan

Ginting menambahkan bahwa Gedung IGD RS yang baru digunakan untuk pasien yang butuh perawatan.

"Sedangkan Gedung Poliklinik untuk Isolasi yang tanpa gejala atau gejala ringan yang cukup pemantauan kesehatan saja,"tutur Ginting.

Sebelumnya diberitakan, Mengingat adanya trend peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sanggau, Bupati Sanggau Paolus Hadi mengimbau kepada masyarakat agar tetap konsisten untuk menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

"Artinya ini betul-betul kesadaran pribadi, ketika kita patuh dengan pribadi kita saya percaya kita tidak akan memberinya penularan ke orang lain. Demikian juga kita juga menghindari jangan sampai kita tertular,"katanya, Senin 19 Oktober 2020.

Tapi, lanjut Ketua DPC PDI Perjuangan Sanggau itu, sekali lagi beban hidup kita juga semakin tinggi.

"Saya berharap kita berkerja, harus berkerja, Karena tidak bisa kita tidak. Tapi sekali lagi kepentingan kita adalah menjaga kita agar tidak terkena virus ini, demikian juga orang lain,"tegasnya.

Jadi, lanjutnya, Jangan menjadi beban selalu diperintah.

"Kalau saya pribadi kalau tidak pakai masker sekarang rasanya ada sesuatu yang kurang. Saya berharap saudara sekalian juga sama, kemudian juga kita selalu bertanya dengan teman kita Mudah-mudahan kamu sehat. Saya juga sehat,"tegasnya.

Bukan, kata PH, melakukan sekarang apa yang disebut penegakan disiplin lalu keterpaksaan maka itu akan sia-sia.

"Artinya kita belum menjiwai mengapa kita harus berprilaku pola hidup baru, ya karena ada virus Covid-19 ini saja. Sehat selalu,"ujarnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved