Breaking News:

Polisi Tak Temukan Unsur Kekerasan Pada Pria Lansia yang Ditemukan Gantung Diri

Dijelaskan AKP Eko, korban pertama kali di temukan oleh putrinya sendiri sekira pukul 15.20 WIB di kamar rumahnya, dimana saat itu sang putri hendak m

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Suasana lokasi seorang lansia gantung diri didalam kamar rumahnya, di kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kamis 15 Oktober 2020 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seorang pria lansia berinisial L (70) warga kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya. Kamis 15 Oktober 2020.

Kapolresta Pontianak Kombespol Komarudin melalui Kapolsek Pontianak Barat AKP Eko Mardianto menyampaikan, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, dan hasil olah TKP oleh tim INAFIS Satreskrim Polresta Pontianak bersama anggota kepolisian dari Polsek Pontianak Barat, pada jasad korban tidak ditemui adanya tanda - tanda kekerasan, hanya terdapat bekas jeratan tali di lehernya.

Dijelaskan AKP Eko, korban pertama kali di temukan oleh putrinya sendiri sekira pukul 15.20 WIB di kamar rumahnya, dimana saat itu sang putri hendak membelikan sepatu untuk sang ayah yang akan digunakan untuk acara foto keluarga Wisuda, karena sang putri baru saja lulus kuliah.

Baca juga: Hendak Ajak Beli Pakaian dan Sepatu untuk Wisuda, Gadis di Pontianak Syok Lihat Ayahnya Gantung Diri

"Saat sang putri masuk ke kamar, dan membuka pintu, dia melihat ayahnya dalam posisi tersebut,"ujar Kapolsek.

Melihat hal itu, sang putri pun langsung berteriak histeris sehingga mengundang keluarga dan warga.

Lebih jauh, AKP Eko menerangkan Dari keterangan Pihak Keluarga maupun warga setempat, Korban mengidap suatu penyakit namun tidak ada yang tahu pasti apa penyakitnya.

"Korban selama ini hanya beraktivitas didalam rumah dengan alasan kakinya lemas sehingga tidak bisa berjalan jauh. Sehari hari Korban hanya keluar kamar untuk mengambil makan, minum, buang air dan mandi,"tutur AKP Eko.

Kemudian, dari keterangan saksi 2 orang pekerja bangunan yang sedang merehab rumah korban, keduanya tidak melihat siapapun masuk kedalam kamar korban, serta tidak mendengar apapun dari dalam kamar korban.

Atas kejadian ini, pihak keluarga mengaku ihlas dan telah membuat surat penolakan otopsi terhadap jasad korban yang disaksikan keluarga, serta tokoh masyarakat setempat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved