Penanganan Covid
Antisipasi Pasien Covid, RSUD Soedarso Tambah Kapasitas Ruangan
Percayalah nanti kalau masyarakat tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan maka rumah sakit- rumah sakit kita penuh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengakui saat ini terjadi peningkatan kasus konfirmasi covid-19 yang dirawat di rumah sakit.
Bahkan di gedung isolasi terpadu lantai 1, 2 dan 3 di RSUD dr Soedarso sudah terisi . Begitu juga di ruangan isolasi yang memiliki fasilitas peralatan Non Infasive Ventilator dan alat Ventilator juga hampir penuh .
“Saat ini RSUD dr Soedarso sedang menyiapkan beberapa ruangan tambahan dan alat ventilator tambahan untuk merawat pasien covid-19,” ujar Harisson, Jumat 9 Oktober 2020.
Ia menegaskan bahwa sekarang ini terjadi kecenderungan peningkatan kasus covid-19 yang dirawat di rumah sakit.
Kecenderungan kasus covid-19 yang dirawat ini merupakan kasus-kasus dengan gejala sedang sampai berat .
Dimana pasien memerlukan alat bantu pernafasan utk menyuplai oksigen ke dalam paru-paru yaitu Non Infasive Ventilator maupun Ventilator .
“Soedarso sudah menambah lima ventilator untuk merawat pasien Covid-19.
Sedangkan untuk menjaga ketersediaan ruangan isolasi Covid RS Sudarso akan menambah kapasitas ruangan untuk pasien yang dirawat dengan kasus covid-19,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk segera sadar dan terus waspada bahwa saat ini telah terjadi peningkatan kasus Covid.
Dengan gejala sedang sampai berat yang dirawat di rumah sakit RSUD Soedarso bahkan cenderung menjadi fatal atau menyebabkan kematian.
Kasus-kasus berat dan bahkan fatal adalah kasus yang terjadi pada pasien dengan komorbid seperti penyakit diabetes atau kencing manis, penyakit jantung, penyakit ginjal, Hipertensi yang tidak terkontrol serta asma dan lain lain.
“Penyakit komorbid ini berisiko dan dapat menyebabkan kematian pada pasien yang tertular covid-19.
Bisa menjadi fatal dan dapat menyebabkan kematian ,” tegasnya.
• BREAKING NEWS - Tiga Peserta Demo di Kantor DPRD Kalbar Dinyatakan Terkonfirmasi Positif Covid-19
Ia mengatakan mungkin saja pada anak muda atau dewasa muda tanpa komorbid yang tertular covid-19 atau telah dinyatakan positif tidak menunjukkan gejala (OTG) atau asimtomatik.
Tetapi bila anak muda tersebut bertemu dengan yang orang yang berusia tua, usia yang rentan apalagi dengan orang yang memiliki komorbid maka apabila terjadi penularan ini akan dapat berakibat fatal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kepaladinas-kesehatan-provinsi-kalimatan-barat-dr-harisson-sdasd.jpg)