Breaking News:

Arsada Wilayah Kalbar dan RSUD Dokter Soedarso Gelar Webinar Simposium Current Emergency Management

Simposium ini penting diadakan karena kejadian gawat darurat akan menyebabkan berkurang atau terhentinya distribusi oksigen keseluruh tubuh.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Direktur RSUD Dokter Soedarso juga Ketua ARSADA Wilayah Kalbar, drg. Yuliastuti Saripawan, M. Kes. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pada kondisi pandemi saat ini, RSUD Dokter Soedarso untuk pertama kalinya mengadakan simposium melalui aplikasi Zoom dan live Youtube dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan tenaga medis dalam menangani kasus kegawatdaruratan.

Dalam kesempatan ini, drg. Yuliastuti Saripawan, M.Kes yang saat ini disamping sebagai Direktur RSUD Dokter Soedarso juga sebagai Ketua ARSADA wilayah Kalbar memberikan materi tentang Penanganan Tim Covid-19 di RSUD Dokter Soedarso.

Simposium ini penting diadakan karena kejadian gawat darurat akan menyebabkan berkurang atau terhentinya distribusi oksigen keseluruh tubuh.

Terhentinya distribusi oksigen ini akan mengakibatkan kematian biologis dimana otak tidak dapat diperbaiki lagi jika dalam waktu kurang lebih 4 menit terjadi kekurangan oksigen tersebut.

RSUD Dokter Soedarso untuk pertama kalinya mengadakan simposium melalui aplikasi Zoom dan live Youtube dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan tenaga medis dalam menangani kasus kegawatdaruratan.
RSUD Dokter Soedarso untuk pertama kalinya mengadakan simposium melalui aplikasi Zoom dan live Youtube dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan tenaga medis dalam menangani kasus kegawatdaruratan. (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

Oleh karena itu, sangat dibutuhkan pertolongan cepat untuk menghindari terjadinya kematian biologis tersebut.

Pertolongan cepat tersebut dikenal dengan istilah Bantuan Hidup Dasar (Basic Life Support). Bantuan Hidup Dasar adalah tindakan darurat untuk membebaskan jalan nafas, membantu pernafasan dan mempertahankan sirkulasi darah tanpa menggunakan alat bantu.

Tujuan utama dari Bantuan Hidup Dasar adalah sebagai suatu tindakan oksigenisasi darurat untuk mempertahankan ventilasi paru dan mendistribusikan darah oksigenisasi ke jaringan tubuh.

Kegawatdaruratan dapat terjadi kapan saja, kecepatan pemberian pertolongan akan sangat berpengaruh kepada keselamatan jiwa pasien, oleh karena itu tenaga medis sebagai petugas kesehatan sangat dituntut untuk mampu melaksanakan Bantuan Hidup Dasar.

RSUD Dokter Soedarso untuk pertama kalinya mengadakan simposium melalui aplikasi Zoom dan live Youtube dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan tenaga medis dalam menangani kasus kegawatdaruratan.
RSUD Dokter Soedarso untuk pertama kalinya mengadakan simposium melalui aplikasi Zoom dan live Youtube dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan tenaga medis dalam menangani kasus kegawatdaruratan. (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

Para pembicara pada Simposium Current Emergency Management ini adalah Dokter Spesialis dan Sub Spesialis yang bekerja di RSUD Dokter Soedarso dan telah memiliki pengalaman dalam penatalaksanaan kegawatdaruratan sesuai dengan keahlian mereka masing-masing.

Antusias peserta yang mengikuti Simposium ini sangat luar biasa dan terus bertambah.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah peserta yang sudah mendaftar sebanyak 1.140 orang.

Arsada menerbitkan sertifikat, IDI dan PPNI wilayah kalbar memberikan SKP kepada peserta dan nara sumber simposium

Kolaborasi Seri Simposium ini akan terus berlanjut dengan materi-materi yang lebih menarik walaupun dengan situasi pandemi Covid-19 masih berlangsung. (*)

Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved