Breaking News:

Ketua Komisi V DPRD Kalbar Ungkap Sejumlah Dampak Pandemi Pada Dunia Pendidikan

Mulai sistem pembelajaran daring hingga belum tersedianya listrik di daerah tertentu di wilayah Singkawang.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Foto Ketua Komisi V DPRD Provinsi Kalbar Edy R Yacoub saat menghadiri acara Solmadapar di Kota Singkawang berberapa waktu lalu. -- 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya menyebabkan permasalahan pada sektor Kesehatan, namun sektor pendidikan pun ikut terdampak.

Demi menghindari penyebaran Covid-19, sistem pembelajaran tatap muka, kini harus diganti dengan sistem daring (online).

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Kalbar Edy R Yacoub saat mengisi Wabinar terkait dampak Covid-19 pada sektor pendidikan pada Senin 5 Oktober 2020 kemarin, menerangkan sejumlah dampak pandemi terhadap pendidikan.

Mulai sistem pembelajaran daring hingga belum tersedianya listrik di daerah tertentu di wilayah Singkawang.

Pada webinar tersebut, Edy R Yacoub menerangkan terkait pembelajaran Daring sekaligus efek dari Covid-19 ini tidak hanya dialami Singkawang saja melainkan dunia internasional.

DPRD Kalbar Akan Undang Gubernur Segera Bahas APBD 2021

"Memang sistem Daring inilah satu alternatif mengatasi pembelajaran saat ini di masa pandemik ini, hanya saja memang kita akui ada yang siap ada juga tidak siap," kata Edy Yacoub saat Webinar bersama Dinas Pendidikan Singkawang, Senin (5/10/2020) kemarin.

Sehingga tak heran, kata Edy, hal tersebut menuai keluhan baik guru, orangtua dan siswa, lantaran masih terdapat orangtua yang tidak bisa menggunakan gawai Android atau malah tidak ada Smartphone.

Atau ada orangtua terbebani karena adaptasi antara dari pelajaran tatap muka ke pembelajaran jarak jauh sistem Daring.

Serta banyak sekali keluhan keluhan lain yang disampaikan orangtua kepada dirinya. 

Penulis: Rizki Kurnia
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved