Breaking News:

DPRD Kalbar Akan Undang Gubernur Segera Bahas APBD 2021

Lebih lanjut mengenai APBD 2021, Prabasa pun berharap agar jadwal yang ditetapkan untuk nota penjelasan Gubernur terkait APBD 2021

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Prabasa Anantatur. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua DPRD Kalbar, Prabasa Anantatur mengungkapkan pihaknya segera akan membahas terkait APBD 2021 dengan pihak eksekutif.

DPRD sendiri, dikatakannya juga sudah membuat jadwal agar di bulan Oktober ini Gubernur Kalbar telah membuat nota penjelasan tentang APBD 2021 tersebut. 

"Supaya pertumbuhan ekonomi cepat, dewan sudah membuat jadwal, tanggal 8 Oktober 2020 untuk nota penjelasan Gubernur Kalbar tentang APBD tentang 2021 agar segera pembahasannya dan tepat waktu," katanya, Minggu, 4 Oktober 2021.

Sebelumnya, politisi asal Sambas ini pun menyebut jika legislatif dan eksekutif telah ketok palu APBD perubahan 2020 agar program segera berjalan dan berdampak aktivitas ekonomi masyarakat dapat segera bergerak kembali.

"Guna menghadapi kondisi ekonomi dengan kegiatan masyarakat, berbicara tentang anggaran perubahan tahun 2020 sudah diketok dan asistensinya ke Depdagri," jelasnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalbar Suib Dorong Pengembangan Potensi Perekonomian di Perbatasan

Lebih lanjut mengenai APBD 2021, Prabasa pun berharap agar jadwal yang ditetapkan untuk nota penjelasan Gubernur terkait APBD 2021 pada tanggal 8 bulan Oktober ini tidak ada perubahan.

"Semoga tidak ada perubahan dan eksekutif siap, sehingga pembahasan satu bulan lebih, dan 15 november 2020 kita sudah bisa penetapan APBD murni 2021 sehingga aktivitas dapat berjalan seperti biasanya," harapnya.

"Mudah-mudahan di tahun 2021 dengan jadwal yang direncanakan, supaya pertengahan november terselesaikan APBD 2021 sehingga pembangunan gedung rumah sakit untuk masyarakat dapat dilanjutkan, Jika ketok palu bulan november maka akan bisa dilakukan proses tender dan Januari program sudah bisa jalan," timpal Sekretaris DPD Golkar Kalbar ini.

Dipaparkannya, di anggaran 2021 pembangunan Infrastruktur masih menjadi penting untuk direalisasikan, juga pertumbuhan ekonomi di masyarakat akibat Covid-19.

"Jalan-jalan lingkungan sangat perlu, selain itu juga terkait program padat karya untuk menstabilitaskan masyarakat belum kerja," tukasnya. 
 

--

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved