Breaking News:

Kluster Munzalan Tambah Satu Kasus Konfirmasi, Total Saat ini Menjadi 5 Kasus

Ia menjelaskan ada tambahan satu kasus dari kluster Munzalan kelanjutan dari kasus yang kemarin. Sebalumnya sudah 4 orang kasus konfirmasi dari kluste

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kadiskes Kalbar, Harisson saat ditemui di Aula Kantor Diskes Kalbar, Senin (10/8/2020) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengumumkan ada tambahan 22 kasus konfirmasi baru di Kalbar , Kamis (17/9/2020).

Ia mengatakan berdasarkan pemeriksaan Laboratorium Untan dan TCM Soedarso , serta TCM Abdul Azis Singkawang mendapatkan tambahan 22 orang kasus konfirmasi covid-19.

Adapun 22 orang yang dinyatakan kasus konfirmasi covid-19 ini tersebar di Kota Pontianak 12 orang, Kubu Raya 5 orang , Mempawah 3 orang , Kota Singkawang 1 orang dan Luar Wilayah 1 orang.

Ia menjelaskan ada tambahan satu kasus dari kluster Munzalan kelanjutan dari kasus yang kemarin. Sebalumnya sudah 4 orang kasus konfirmasi dari kluster Munzalan di Sungai Raya Dalam.

Dari 4 orang ini diantaranya 1 orang berasal dari Kota Pontianak, 2 orang Kubu Raya, 1 orang KTP Samarinda Kaltim. Lalu hari ini tambahan satu kasus baru. Jadi total ada 5 kasus dari Kluster Munzalan.

Tambah 19 Kasus Terkonfirmasi, Harisson Sebut 4 Diantaranya Dari Kluster Munzalan

Ia mengatakan adapun riwayat perjalan ML yang merupakan ketua Paskas Munzalan Se Indonesia sebelumnya telah melakukan banyak perjalanan.

“Jadi di mulai dari 25 Agustus 2020 melalukan perjalanan dari Kota Pontianak ke Pangkal Pinang , pada 27 Agustus 2020 dari Pangkal Pinang ke Jakarta dan transit menuju Medan,” ujar Harisson.

Lalu pada 28 Agustus melakukan perjalanan Medan ke Aceh , lalu dilanjutkan pada 29 dari Aceh ke Jakarta . Pada 30 Agustus dari Jakarta ke Pontianak. Selanjutnya pada 2 September 2020 sempat ke Sanggau dan pada 7 September 2020 bersangkutan demam dan semoat dirawat di RS ABK.

“Kita lihat disini kasus konfirmasi ini banyak melakukan perjalanan keluar daerah terutama keluar Kalbar . Saya harap masyarakat kalau tidak penting jangan melakukan perjalan keluar Kalbar karena sangat berisiko tertular covid-19.

Selain itu ada satu kasus konfirmasi yang merupakan pekerja di PLTU Bengkayang yang juga kasus konfirmasi covid-19 di Luar Wilayah Kalbar.

“Akan tetapi pekerja yang dinyatakan positif tersebut bekerja di PLTU Bengkayang dan sekarang sedang dirawat di RS Singkawang,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved