Breaking News:

Bobol Toko dan Curi PlayStation 3, Pemuda Ini Diringkus Polisi

Dari hasil interogasi, kedua pemuda tersebut mengakui bahwa mereka hanya disuruh oleh HP dan MR untuk menjualkan Play Station tersebut.

IST
Ilustrasi. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak meringkus seorang pemuda berinisial HP (20) yang diduga telah membobol sebuah toko game di Kota Pontianak dan menggondol empat unit Play Station 3.

Kapolresta Pontianak Kombespol Komarudin melalui Kasat Reskrim Polresta Pontianak, AKP Rully Robinson Polii menyampaikan, selain mengamankan pelaku pencurian, pihaknya juga mengamankan pemuda berinisial MR (23) yang diduga sebagai penadah atas barang curian tersebut pada Jumat (11/9/2020) malam.

AKP Rully menyampaikan, bahwa penangkapan atas kedua tersangka bermula saat petugas melakukan penyelidikan dan mendapat informasi dari masyarakat bahwa terdapat 2 (dua) orang diduga membawa hasil curian tersebut hendak menjual barang tersebut di daerah Jl. HRA Rahman Kecamatan, Pontianak Barat.

Dua Tersangka Kasus Perampasan Sepeda Motor di Pontianak Diringkus Polisi

Mendapatkan informasi tersebut Personel menuju ke alamat yang dimaksud dan mendapati bahwa 2 (dua) orang yang dimaksud sedang berada di alamat tersebut. 

Saat dilakukan penggeledahan, petugas mendapati barang curian tersebut.

Dari hasil interogasi, kedua pemuda tersebut mengakui bahwa mereka hanya disuruh oleh HP dan MR untuk menjualkan Play Station tersebut.

Dari keterangan keduanya, petugas pun berhasil mendapat informasi keberadaan HP dan MR

"Mendapatkan informasi tersebut personel langsung menuju ke alamat yang dimaksud.

Sekira jam 22.30 WIB Personel berhasil mengamankan HP dan MR saat sedang mengendarai sepeda motor di Jl. Paralel Tol Kecamatan, Pontianak Timur,"ungkap AKP Rully. Rabu (16/9/2020).

Atas perbuatannya kedua tersangka kini telah meringkuk di balik jeruji besi Mapolresta Pontianak untuk menjalani proses hukum, HP bakal di Ganjar dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun Penjara. 

Sedangkan MR yang menampung barang tersebut bakal diganjar pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Penulis: Ferryanto
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved