Erdogan Beri Sinyal Keras ke Presiden Prancis Emanuel Macron: Jangan Main-main dengan Turki!
Ankara dan Paris sebelumnya bertukar duri setelah para pejabat Perancis pada 2018 bertemu dengan para pemimpin Kurdi Suriah terkait dengan milisi yang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengingatkan Presiden Perancis Emanuel Macron untuk tidak main-main dengan Turki.
Hal itu disampaikan Erdogan di tengah ketegangannya dengan Yunani sebagaimana dilansir dari AFP, Sabtu (12/9/2020).
"Jangan main-main dengan orang-orang Turki. Jangan main-main dengan Turki," kata Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah pada peringatan 40 tahun kudeta militer 1980.
Sebelumnya, Macron mengutuk keras Turki di tengah kebuntuannya dengan Yunani dan Siprus.
Macron juga mengutuk Turki atas klaimnya terhadap temuan cadangan minyak yang besar di Laut Mediterania Timur.
• Jam Tayang MotoGP 2020 Hari Ini Minggu 13 September 2020 Trans7, Valentino Rossi Start dari Posisi 4
Erdogan mendesak Yunani untuk "menjauh dari tindakan yang salah" yang didukung oleh negara-negara seperti Perancis di perairan yang disengketakan itu.
Bulan lalu, angkatan laut Turki dan Yunani saling berlatih di perairan tersebut.
Hal itu dibalas Perancis dengan meningkatkan kehadiran militernya di kawasan itu.
Pada Kamis (10/9/2020) Macron mengatakan orang Eropa harus dengan jelas dan tegas membedakan antara Turki sebagai bangsa dan rakyat dengan Erdogan melalui perbuatannya yang tidak dapat diterima.
Pemimpin Perancis itu mengatakan itu sebelum gelaran konferensi tingkat tinggi ( KTT) dengan tujuh negara Mediterania anggota Uni Eropa di mana mereka mengancam akan memberikan sanksi kepada Turki.
Ketegangan terbaru dimulai setelah Turki mengerahkan kapal penelitian Oruc Reis yang dikawal kapal perang ke perairan yang disengketakan pada 10 Agustus dan memperpanjang misi sebanyak tiga kali.
• CARA Mengetahui Lolos Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta Tahun 2020, Cek Juga Cara dan Syarat Daftar BLT UMKM
Namun, Erdogan pada Sabtu menepis pernyataan tersebut dan menuduh Macron kurang pengetahuan sejarah.
"Tuan Macron, Anda akan mendapat lebih banyak masalah dengan saya," ancam Erdogan.
Itu adalah komentar pertama Erdogan yang secara langsung menuding Macron setelah memilih diam beberapa waktu terakhir.
Dia kemudian mengatakan Perancis "tidak bisa memberikan pelajaran tentang kemanusiaan" kepada Turki.