Virus Corona Masuk Kalbar

Kasus Konfirmasi Covid-19 di Pontianak Bertambah Empat

Semua kasus baru ini merupakan pasien diketahui berdasarkan hasil tracing yang dilakukan secara rutin oleh Dinkes Kota Pontianak.

Penulis: David Nurfianto | Editor: Zulkifli
GRAFIS TRIBUN PONTIANAK/ENRO
Ilustrasi Covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan kota Pontianak, Sidiq Handanu menyampaikan adanya penambahan empat kasus Covid-19 baru yang terjadi di kota Pontianak.

Semua kasus baru ini merupakan pasien diketahui berdasarkan hasil tracing  yang dilakukan secara rutin oleh Dinkes Kota Pontianak.

"Empat kasus baru hari ini berdasarkan hasil tracing dari penularan kasus sebelumnya sebanyak 1 orang, 1 orang merupakan pasien yang sedang melakukan rawat jalan Rumah Sakit, dan 2 orang lainnya merupakan hasil screening atau pemeriksaan rutin yang dilakukan Dinkes," jelasnya.

Diketahui bahwa 4 orang yang dinyatakan konfirmasi Covid-19 merupakan pasien asimtomatik atau merupakan pasien tanpa gejala.

"Kami akan segera melakukan tracing terhadap orang yang memiliki kontak erat dengan 4 orang. 

5 Siswa Konfirmasi Positif Covid-19, Diskes Sintang Swab Seluruh Penghuni Asrama

Karena  semua kasus konfirmasi merupakan pasien tanpa gejala, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan secepatnya dengan minimal 30 orang yang memiliki kontak erat," tuturnya.

Dinkes kota Pontianak akan terus melakukan pemeriksaan rutin berbagai tempat yang terdapat kerumunan serta tidak menjalankan protokol kesehatan.

"Kami tetap terus melakukan tracing secara rutin diberbagai wilayah di kota Pontianak yang terdapat kerumunan serta diketemukan ada masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 di kota Pontianak dapat terus ditekan" pungkasnya. 
 

Update Kasus di Kalbar

sebelumnya kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harrison mengumumkan terdapat 11 kasus konfirmasi baru Covid-19 di Kalbar pada Sabtu, (12/9/2020) pagi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Rumah Sakit Untan diketahui ada tambahan kasus konfirmasi tersebar di Kabupaten Sintang sebanyak 5 orang, Kota Pontianak sebanyak 4 orang, kota Singkawang sebanyak 1 orang dan Luar wilayah sebanyak 1 orang.

"Hari ini 12 September 2020, Kalimantan Barat mendapatkan tambahan kasus konfirmasi covid-19 sebanyak 11 orang, dengan 5 orang berasal dari Kabupaten Sintang, 4 orang Kota Pontianak, 1 orang Kota Singkawang dan luar wilayah 1 orang," ungkap Harisson.

5 Siswa Konfirmasi Positif Covid-19, Diskes Sintang Swab Seluruh Penghuni Asrama

Ada pula konfirmasi sembuh 2 orang yang diketahui 1 orang dari Kota Pontianak dan 1 orang lainnya berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu.

Dan untuk sampel yang diperiksa saat ini mencapai 415 orang dengan hasil negatif 486 orang dan 15 orang di running ulang.

Penambahan kasus yang ada di Kabupaten Sintang diketahui berasal dari siswa sekolah Seminari dengan gejala batuk dan flu serta satu siswa mengalami anosmia atau kehilangan kemampuan Indra penciuman.

" Perlu diketahui bahwa 5 kasus baru yang di Kabupaten Sintang berasal dari siswa sekolah Seminari yang disertai gejala batuk dan flu, serta ada satu di antaranya yang mengalami anosmia atau kehilangan penciumannya.

Dokternya merasa curiga lalu dilakukan pemeriksaan di laboratorium mobile yang dimiliki pemerintah sintang dan di konfirmasi oleh Rumah Sakit Sintang " lanjut Harisson.

Diketahui sebelum dinyatakan positif covid-19 , sekolah Seminari Kabupaten Sintang telah melakukan testing kepada seluruh siswa pada bulan Agustus lalu karena ketika siswa mulai memasuki asrama.

"Karena sekolah senimari Sintang inj merupakan sekolah asrama, sehingga seluruh siswa pada bulan Agustus lalu sudah menjalani tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang kepada seluruh siswa yang berjumlah 98 orang dengan hasil negatif" tuutrnya.

Diketahui dalam perjalanan didapat 5 kasus konfirmasi yang kemungkinan tertular akibat kontak dengan orang luar baik.

" Mungkin ada orang yang datang ke asrama atau bisa saja siswa ini keluar dari asrama dan melakukan kontak dengan orang luar sehingga mereka tertular covid-19" jelasnya.

Menindaklanjuti hal ini Dinas Kesehatan Sintang  melakukan testing dan tresing terhadap 5 kasus ini dan akan segera melakukan swab dan testing ulang terhadap seluruh siswa yang ada di asrama dan tenaga pengajar.

"Sedangkan untuk satu kasus konfirmasi yang berasal dari luar wilayah merupakan PMI  dari Malaysia yang saat ini kita isolasi di Upelkes sedangkan untuk kasus konfirmasi lainnya berasal dari transmisi lokal " imbuhnya.

Kadinkes terus mengingatkan masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menghindari kerumunan dan menjaga jarak.

" Masyarakat harus terus menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari seperti menggunakan masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak satu sampai dua meter serta rajin mencuci tangan.

Kampanyekan untuk menjauhi orang yang tidak memakai masker, kita harus menjauhi orang tidak menggunakan masker kalo tidak ingin tertular covid-19 ini," pungkas Harisson.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved