450 Prajurit Kodam IV Diponegoro Siap Amankan Wilayah Perbatasan Indonesia - Malaysia di Kalbar
Pangdam XII Tpr Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, bahwa seluruh Prajurit dari Batalyon Infantri 407 akan menjaga sektor Timur
Penulis: Ferryanto | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - 450 prajurit TNI dari Batalyon Infantri 407 Padma Kusuma, Kodam IV Diponegoro diberangkatkan untuk mengamankan wilayah perbatasan Indonesia - Malaysia di Provinsi Kalimantan Barat.
Sebelum berangkat, seluruh prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) itu terlebih dahulu diberi arahan oleh Panglima Kodam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad pada upacara Pemberangkatan Satgas Pamtas di Markas Komando Daerah XII Tanjungpura (Makodam XI TPR). Sabtu (12/9/2020).
Pangdam XII Tpr Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, bahwa seluruh Prajurit dari Batalyon Infantri 407 akan menjaga sektor Timur wilayah perbatasan Indonesia Malaysia di Provinsi Kalbar selama 9 (sembilan) bulan kedepan.
"Ada tugas tanggung jawab pengawasan patok batas negara sejumlah 2411, dan areal perbatasan yang harus diamankan seluas kurang lebih 250 Km,"ujar Pangdam XII Tanjungpura.
• Korem 121/Abw Kini Punya Fitness Center Dilengkapi dengan Ruang Latihan Boxing
Selain menjaga keamanan di wilayah perbatasan, Jenderal Bintang 2 itu juga memaparkan, tugas Satgas Pamtas juga meliputi pencegahan kegiatan ilegal yang kerap terjadi di perbatasan.
"Ilegal logging, Ilegal trading, traficking, pelintas batas ilegal, termasuk berbagai macam kegiatan penyelundupan, penyelundupan narkoba, flora fauna, dan sebagainya,"paparnya.
Kepada seluruh prajurit yang akan melaksanakan Tugas di perbatasan, Pangdam XII berpesan untuk senantiasa menjalankan tugas dengan sebaik - baiknya.
"Diperbatasan banyak masyarakat, laksanakan pembinaan teritorial, saat ini Pandemi Covid-19 belum berakhir, laksanakan juga untuk bisa menjaga masyarakat terbebas dari Covid-19,"Pesannya.