Breaking News:

Perbaiki Pola Hidup, Cegah Dispepsia

Ia juga menuturkan, pada kebanyakan kasus sindrom tersebut dapat muncul karena kebiasaan atau pola hidup. Pola hidup yang dimaksud seperti pola makan

TRIBUNPONTIANAK/RIZKI FADRIANI
Triponcast Edisi Bebincang Kesehatan dengan Dokter Muda Pontianak, Eric Herrianto Dwiputra Sked, dan Dokter Pontianak, dr Chelwy JoycestioVrixander, serta Host Triponcast, Rio Riyandani. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Syndrom Dispepsia merupakan kumpulan gejala yang berupa rasa tidak nyaman di perut bagian atas. Dalam Triponcast (Tribun Pontianak Official Podcast) edisi Bebincang Kesehatan, Dokter Muda Pontianak, Eric Herrianto Dwiputra Sked dan Dokter Pontianak, dr Chelwy Joycestio Vrixander, menjelaskan jika keluhan nyeri pada perut bagian atas inilah yang sering membuat Dispepsia dikenal juga sebagai keluhan nyeri lambung atau sakit maag.

"Dipepsia adalah kumpulan gejala yang berupa rasa tidak nyaman di perut atas, dan lapar yang berkepanjangan. Jadi lebih tepatnya disebut Sindrom Dispepsia," ungkap Dokter Muda Pontianak, Eric Herrianto Dwiputra Sked, Jumat (11/9/2020).

Ia juga menuturkan, pada kebanyakan kasus sindrom tersebut dapat muncul karena kebiasaan atau pola hidup. Pola hidup yang dimaksud seperti pola makan yang kurang baik, misalnya makan tidak teratur atau banyak mengonsumsi makanan yang berlemak dan pedas, terlalu sering konsumsi minuman berkafein, kebiasaan konsumsi minuman beralkohol, kebiasaan merokok, dan berat badan berlebihan atau obesitas.

Ditengah Wabah Virus Corona Kalbar, Komunitas Siaga Bencana Imbau Masyarakat Jaga Pola Hidup Sehat

Dalam podcast yang sama, Dokter Pontianak, dr Chelwy JoycestioVrixander turut mengungkapkan jika selain faktor pola hidup, ada pula banyak faktor lain, seperti faktor lingkungan, stress, dll.

Dan Dispepsia digolongkan menjadi dua, ada Dispepsia Fungsional dan Organik.

Dispepsia Fungsional merupakan keadaan dimana munculnya rasa sakit namun dilambung tidak ada masalah, sedangkan Dispepsia Organik adalah adanya masalah pada lambung seperti tukak lambung.

Namun dimasyarakat, banyak ditemukan Dispepsia Fungsional, yang tidak ada masalah pada lambung ketika diperiksa. Gejala yang dapat dirasakan secara langsung seperti rasa yang tidak nyaman pada perut dan Dispepsia tidak memandang bulu untuk menyerang seseorang.

"Adanya nyeri ulu hati, rasa begah, rasa tidak nyaman itulah. Dan semua umur bisa terkena Dispepsia, dari anak-anak sampai dewasa. Dan kebanyakan orang terkena Dispepsia Fungsional, yakni adanya gejala magh tanpa kelainan." ungkapnya menjelaskan Gejala Dispepsia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved