Breaking News:

Hindari Calo Proyek, Gubernur Sutarmidji Minta Inspektorat Perketat Pengawasan OPD

Dalam pelantikan tersebut, Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sebanyak tiga orang, sedangkan untuk Pejabat Administrator sebanyak 15 orang.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Gubernur Kalimantan Barat usai melantik sebanyak 18 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (10/9/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat , H Sutarmidji meminta untuk Inspektorat Provinsi Kalbar memperketat pengawasan dalam berbagai bidang kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Lingkungan Pemprov Kalbar.

"Saya minta Inspektorat untuk mengawasi kegiatan proyek di dinas-dinas, pengawasannya lebih di perketat.

Jangan ada calo-calo proyek di berbagai kegiatan dinas," tegasnya.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Barat saat melantik sebanyak 18 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (10/9/2020).

Dalam pelantikan tersebut, Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sebanyak tiga orang, sedangkan untuk Pejabat Administrator sebanyak 15 orang.

Pengambilan sumpah dan janji tersebut, langsung dipimpin oleh Gubernur Kalbar H. Sutarmidji serta para kepala dinas organisasi perangkat daerah yang turut hadir pada kegiatan tersebut.

Sutarmidji Mulai Gerakan Wajib Masker dari Lingkungan Kantor Gubernur Kalbar

Bagikan Masker di Pasar Tradisional Pontianak, Sutarmidji Tugaskan Satpol PP untuk Terus Berjaga

Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji mengungkapkan para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator untuk bekerja dengan baik serta menjunjung tinggi integritas dan memiliki capaian target kinerja.

"Hari ini kita melantik kembali penempatan ASN provinsi pada jabatan-jabatan yang harus segera di isi. 

Masih banyak lagi yang harus dilantik namun karena kondisi pandemi Covid-19 jadi pelantikan bertahap,” ujarnya.

Ia berharap pejabat yang sudah dilantik betul-betul menjalankan tugas dengan baik dan menjunjung integritas.

Orang nomor satu di kalbar ini meminta Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) di lingkungan OPD harus lebih baik dari sebelumnya.

"Kedepan saya berharap SAKIP semuanya minimal B harusnya BB, jika SAKIP tidak bisa BB jangan kasih nilai yang bisa naik pangkat.

Kalau tidak begitu, orang tidak akan kerja serius," pungkasnya. 

Penulis: Anggita Putri
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved