Breaking News:

MTQ ke XXVIII Tanpa Kerumunan dan Supporter, Para Kafilah Akan Rapid Test Minimal 3 kali

Ia mengatakan dalam kegiatan MTQ ke XXVIII tetap melaksanakan protokol kesehatan bagi peserta maupun pengunjung,

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID/ANGITA PUTRI
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harrison saat Konferensi Pers di Ruang Kerjanya, Senin (3/2/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson kegiatan MTQ ke XXVIII tahun 2020 di Kabupaten Sekadau tanpa ada kerumunan pengunjung dan Supporter di dalam gedung maupun diluar gedung pada kegiatan MTQ ke XXVIII.

Ia mengatakan dalam kegiatan MTQ ke XXVIII tetap melaksanakan protokol kesehatan bagi peserta maupun pengunjung, serta harus menjaga jarak dan memakai masker, harus banyak menyediakan tempat cuci tangan ditempat kegiatan.

Lanjutnya mengatakan satu diantara protokol kesehatan yang harus diterapkan adalah jaga jarak dan dilarang berkerumun ditempat tertentu.

Nanti hendaknya panitia lokal MTQ harus memperhitungkan beberapa banyak pengunjung yang akan datang di tempat acara.

“Misalnya pengunjung dalam satu gedung harus benar- benar dibatasi , jadi tidak boleh semua pengunjung dan suporter masuk dalam satu gedung,” ujarnya, Senin (7/9/2020).

Gubernur Sutarmidji Harap Pelaksanaan MTQ XXVIII Menerapkan Protokol Kesehatan yang Ketat

Begitu juga kegiatan di lapangan harus dibatasi sehingga nanti pelaksanaan MTQ tidak ada kerumuman orang yang menyebabkan dapat terjadi penularan covid-19.

“Kabupaten kota harus berkoridinasi dengan panitia setempat bahwa mereka dari awal harus melaksanakan rapid test termasuk memperhatikan kesehatan para peserta Kafilah agar mereka mempunyai imunitas yang baik,” jelasnya.

Dikatakannya rapid test dari jauh hari sebelum kegiatan sudah dilaksanakan. Jadi dalam 14 hari akan dilihat hasilnya.

“Jadi mendekati hari- hari pada saat mereka harus ke Sekadau mereka harus sudah di rapid test minimal 3 kali. Lalu setelah pulang dari Sekadau dalam rangka mendeteksi secara dini mereka juga di rapid test lagi,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved