Kembali Maju Bakal Calon Bupati, Jarot Winarno: Keluarga Saya Mendoakan Sehat dan Menang Pilkada
dasar saya intrumen politik yang kami pakai untuk mengukur apakah kami bisa menang atau tidak
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Petahana Jarot Winarno kembali berlaga dalam kontelasi Pilkada 2020. Dia diusung kembali menjadi bakal calon bupati sintang oleh parpol pengusung dan pendukung untuk melanjutkan pembangunan Sintang diperiode kedua apabila kembali terpilih bersama pasangan barunya, Sudiyanto sebagai bakal calon wakil bupati.
Pasangan Jarot sebelumnya pada Pilkada sebelumnya, Askiman juga ikut berlaga menjadi bakal calon bupati sintang diusung koalisi Demokrat-Hanura.
Hingga akhir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati ke KPU ditutup kemarin, ada tiga paslon yang daftar. Antara lain: Jarot Winarno-Sudiyanto, Askiman-Hatta dan Yohanes Rumpak-Syarifuddin.
• Bapaslon Jarot Winarno-Sudiyanto Resmi Daftar ke KPU Sintang
Sedari awal, Jarot Winarno menyebut ada dua yang harus dipertimbangkan untuk maju kembali dalam pilkada 2020.
Dua pertimbangan itu kesehatan dan keluarga.
Dari dua kendala itu, Jarot Winarno menyebut yang paling berat adalah izin dari keluarga yang tidak lain adalah istrinya, Dokter Hajjah Fauziah Zainal Ehsan yang tinggal di Kuala Lumpur, Malaysia.
"Dukungan keluarga fifty-fifty. Siapa lah keluarga yang mau suaminya gak urus dia kan, tetapi yang jelas keluarga saya mendoakan supaya saya sehat, bahagia dan kami berdua bisa menenangkan pilkada ini," kata Jarot Winarno usai mendaftar di KPU Sintang.
Sebagai bakal calon inkumbent, Jarot meyakini menang melawan dua pasangan lainnya Askiman-Hatta, Yohanes Rumpak- Syarifuddin dalam pertarungan memperebutkan suara pada Pilkada 9 Desember mendatang.
"Kamin sudah survey dengan Poltracking, sudah kita simulasikan. Salah satu simulasinya, adalah pasangan JADI, melawan dua pasangan yang maju sekarang. Waktu survey ketika 41 persen responden belum menentukan pilihan, kami berdua dapat 33 persen, kemudian pasangan lain masing masing 6 persen. Itu dasar saya intrumen politik yang kami pakai untuk mengukur apakah kami bisa menang atau tidak. Dengan hasil survey tersebut dan hasil mapping kita lakukan, jadi yakin menang," kata Jarot Winarno.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jarot-daftar-cabup.jpg)