Fakultas Kelautan Perikanan Universitas Muhammadiyah Pontianak Siap Terapkan Program Kampus Merdeka
Dia menuturkan Fakultas Kelautan dan Perikanan UM Pontianak memperoleh dana hibah terkait program Kampus Merdeka.
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Pontianak bersiap menerapkan program Kampus Merdeka.
Kampus Merdeka ialah kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang merupakan kelanjutan dari konsep Merdeka Belajar.
Di Kalbar sendiri, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) telah diizinkan untuk menerapkan sistem "Merdeka" ini untuk mahasiswanya.
Dalam Triponcast (Tribun Pontianak Official Podcast) edisi Bebincang Kampus, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Pontianak, Dr. Ir. Eko Dewantoro, M. Si, turut mengungkapkan program kampus merdeka tersebut.
"Dengan Program Kampus Merdeka, si mahasiswa diperkenankan untuk mengambil kuliah di prodi yang sama tapi di KPUD berbeda. Misal nih dia kuliahnya di prodi Perikanan UM Pontianak lalu mengambil kuliah prodi yang sama di IPB. Atau masih di kampus yang sama tapi mata kuliah yang beda dengan prodi. Inilah namanya Kampus Merdeka," ungkap Eko.
• Eko Dewantoro: Lewat Budidaya, Kembangkan Potensi Ikan Lokal
Dia menuturkan Fakultas Kelautan dan Perikanan UM Pontianak memperoleh dana hibah terkait program Kampus Merdeka.
"Alhamdulillah tahun ini kita memproleh dana hibah untuk program Kampus Merdeka tadi di prodi kita dan dengan harapan bisa menjadi role model lah terutama untuk UMP. Kita sudah mulai merancang untuk mahasiswa misalnya semester 5 bisa kuliah di prodi mana saja di Pontianak ini dengan inisiasi, nanti kuliah diakui atau nanti bisa magang kemudian diakui dengan SKS jadi nnti tidak perlu kuliah lagi sekarang tidak karena diakui dengan SKS," ujarnya.
Eko memaparkan jika di Pontianak belum banyak yang menerapkan kebijakan tersebut. Sebenarnya model ini sudah lama diterapkan lewat mahasiswa magang, hanya saja selama ini blm ada SKS nya dan belum ada pengakuan kridit nya. Lewat kebijakan ini, sekarang sudah ada pengakuannya.
"Alhamdulillah tahun ini kita memproleh dana hibah untuk program Kampus Merdeka tadi di prodi kita dan dengan harapan bisa menjadi role model lah terutama untuk UMP. Kita sudah mulai merancang untuk mahasiswa misalnya semester 5 bisa kuliah di prodi mana saja di Pontianak ini dengan inisiasi, nanti kuliah diakui atau nanti bisa magang kemudian diakui dengan SKS jadi nnti tidak perlu kuliah lagi sekarang tidak karena diakui dengan SKS," ujarnya.
Menurut Eko meski masih banyak yang mesti dipersiapkan dalam implementasi Kampus Merdeka tersebut, tapi ia menilai ini merupakan bagian keunggulan dari Fakultas tersebut.
Di kesempatan tersebut, ia menyampaikan jika di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Pontianak, banyak prestasi yang telah dicapai dosen maupun mahasiswa.
"Prestasi dosen, seperti sering lolos mendapatkan dana hibah-hibah yang diselenggarakan oleh Kemenristek Dikti, hibah penelitian maupun pengabdian. Kemudian mahasiswa kita sering lolos ke Program Kreativitas Mahasiswa. PKM itu macam-macam setiap tahun fakultas kita lolos terus, dan skala UMP kita pernah mendapat PTS terbanyak di Kalimantan. Tahun ini kita dapat hibah pun terbanyak dan Alhamdulillah sedikit di atas universitas negri di Pontianak," paparnya dalam Triponcast. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/edisi-bebincang-kampus-112.jpg)