Dewan Pontianak Dukung Penerapan Perwa dan Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Kini Pemerintah kota Pontianak telah menerapkan perwa no 58 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum terhadap protokol kesehatan covi

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
Suasana saat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak menggelar rapat paripurna penandatanganan nota KUA dan PPAS bersama Wali Kota Pontianak, di Kantor DPRD Kota Pontianak, Jalan Sultan Syarif Abdurrahman, Pontianak, Kalbar, Senin (24/8/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kota Pontianak dalam mencegah penyebaran covid-19.

Kini Pemerintah kota Pontianak telah menerapkan perwa no 58 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum terhadap protokol kesehatan covid-19.

Dengan itu anggota Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Mujiono mendukung terhadap penerapan Perwa tersebut.

"Jadi, ini kan semua dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 di Pontianak. Kita DPRD sangat mendukung, karena ini adalah salah satu upaya penghambat penularan Covid-19," ujarnya, Minggu (6/9/2020).

Sejauh ini, Mujiono menilai bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Pemkot telah maksimal.

45 Anggota DPRD Kota Pontianak Jalani Swab Test Covid-19

Dengan itu, dimintanya agar masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan.

Terkhusus bagi para pelaku usaha agar menyiapkan tempat cuci tangan, mewajibkan pengunjung pakai masker dan menjaga jarak.

"Kita minta bagi pelaku usaha, kalau ada masyarakat berkunjung tak pakai masker, minta suruh pulang atau sediakan masker ditempat usahanya agar pengujung membelinya," kata Mujiono.

Ketegasan itu dikatakannya lantaran dikhawatirkan ada kluster baru kasus konfirmasi positif covid-19 di Pontianak.

Yang mana hingga kini di Pontianak kasus Konfirmasi positif Covid-19 terus bertambah.

"Menghimbau kepada masyarakat jika keluar rumah agar pakai masker. Karena masker adalah pelindung utama yang kita miliki," ungkapnya.

Komisi IV DPRD Kota Pontianak Kritisi Direktur RS Sultan Muhammad Jarang Hadiri Undangan DPRD

Namun demikian, Mujiono juga menyarankan kepada masyarakat agar tak terlalu panik dalam hal ini.

"Kita menganggap bahwa ini perang dengan virus. Jangan terlalu takut dan jangan juga melalaikan protokol kesehatan.

Yang sakit kita rawat, yang meninggal kita makamkan dan yang sehat mari kita berjuang melawan virus ini. Tetap yakin In Syaallah selamat," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved