Breaking News:

Terdampak Pandemi Covid-19, GOR Sekadau Batal Dibangun

Senada dengan Kadisporapar, Kepala Bidang Olahraga Paulus Onem menjelaskan upaya pembangunan GOR Sekadau dimulai sejak tahun 2009.

Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Zulkifli
TRIBUN PONTIANAK/Marpina Wulandari
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sekadau, Paulus Misi. -- 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Dampak pandemi Covid-19, Gelanggang Olahraga (GOR) di Kabupaten Sekadau batal dibangun.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sekadau, Paulus Misi membenarkan batalnya pembangunan GOR Sekadau yang direncanakan akan dimulai tahun 2020 itu akibat pandemi Covid-19.

"Sebelumnya sudah tinggal lelang dan akan dimulai pengerjaannya tahun ini.

Tapi karena pandemi Covid-19, anggaran yang diberikan Pemerintah Pusat sebesar kurang lebih 15 miliar ditarik lagi," kata Paulus Misi kepada Tribun Pontianak. Rabu (2/9/2020).

Senada dengan Kadisporapar, Kepala Bidang Olahraga Paulus Onem menjelaskan upaya pembangunan GOR Sekadau dimulai sejak tahun 2009.

Dengan berbagai persyaratan administrasi yang dihadapi.

"Administrasi yang paling lama kita urus adalah sertifikat tanahnya.

Karena Pemerintah Pusat tidak mau pakai SKT, dan luas tanah untuk lokasi GOR itu cukup besar, jadi ada berbagai kendala untuk menerbitkan sertifikat tanahnya," jelas Onem.

Jajaran Pemkab Sekadau Gelar Syukuran HUT ke 55 Bupati Rupinus

Diketahui sertifikat tanah untuk lokasi GOR Sekadau baru dimiliki Pemkab Sekadau pada tahun 2019, dengan luas kurang lebih 15 hektare dalam satu hamparan.

" kemaren itu sudah hampir kita lelang pada bulan April, tapi pada bulan Maret kita menerima informasi bahwa anggaran yang sudah ada ditarik lagi, untuk penanganan Covid-19," jelas Onem.

Paulus Onem menuturkan, jika memang gedung olahraga tersebut dibangun makan akan sangat membantu generasi muda di Kabupaten Sekadau untuk mengembangkan potensi dibidang olahraga.

"Kalau memang terealisasi gedung olahraga itu, untuk bidang olahraga juga tidak kalah dari kabupaten lain. B

uktinya dengan fasilitas seadanya dan serba kekurangan, kita masih bisa sampai ke tingkat nasional seperti sepak takraw, pencak silat, jadi dengan fasilitas yang memadai pastinya akan lebih meningkat," kata Paulus Onem.

Paulus Onem berharap, di tahun anggaran 2021 Kabupaten Sekadau kembali mendapat kabar gembira untuk pembangunan gedung olahraga. Karena sudah belasan tahun didambakan oleh masyarakat Kabupaten Sekadau

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved