Breaking News:

Dinas Kesehatan Sintang Fokus Swab Test Tenaga Pendidik dan Pelajar

Selain itu, Dinkes Sintang juga terus melakukan traccing terhadap kluster ASN yang dicurigai ada kontak erat dengan 11 orang pasien konfirmasi positif

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/ANWAR
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengatakan saat ini pihaknya terfokus melakukan swab test PCR terhadap tenaga pendidik dan pelajar, sesuai dengan instruksi Gubernur Kalbar, Sutarmidji untuk persiapan belajar tatap muka.

Sehingga, rencana untuk melakukan swab terhadap pelaku ekonomi tertunda.

"Fokus kami tenaga pendidik, kemudian agak tertunda untuk pelaku niaga, seperti pedagang sayur di pasar. 

Karena kita lihat sekarang dari Gubernur meminta guru dan siswa diswab sebelum sekolah dibuka," ungkap Sinto.

Bupati Jarot Minta Maaf, Akibat Corona Pembangunan di Perbatasan Tertunda

Selain itu, Dinkes Sintang juga terus melakukan traccing terhadap kluster ASN yang dicurigai ada kontak erat dengan 11 orang pasien konfirmasi positif yang terdiri dari satu keluarga.

"Cluster baru, selain kita melakukan kontak tracing, kita juga masih melanjutkan pemeriksaan.

Namun kita tetap kita utamakam tenaga pendidik, dan kemudian murid kelas 9 sesuai petunjuk gubernur," jelasnya.

Pelaku perjalanan juga ditelusuri oleh tim Satgas penanganan dan pencegahan Covid-19.

Setiap orang yang baru melakukan perjalanan ke luar kora wajib di swab, seperti halnya ASN.

"Kalau pulang ke Sintang wajib di swab.

Kita tetap melakukan test, tracing dan isolasi. Kita lihat sekarang tidak pernah mengisolasi dalam rentang waktu yang lama.

Rerata 15 hari kalau sudah dinyatakan sembuh kita pulangkan, karena kita sekarang mendiagnosanya lebih cepat berkat adanya mobile PCR," ujar Sinto.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved