Virus Corona Masuk Kalbar

BREAKING NEWS - 10 Guru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Mempawah, Kadinkes Imbau Jangan Lengah

Hal itu terlihat dari Swab yang sudah diambil dan diperiksa dengan hasil kasus konfirmasi semakin bertambah diluar dugaan.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Zulkifli
TRIBUN PONTIANAK/Anggita Putri
Kadiskes Kalbar, Harisson saat ditemui di Ruang Kerjanya, Kamis (20/8/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan kasus konfirmasi pada populasi guru terbanyak saat ini ada di Kabupaten Mempawah yakni sebanyak 10 orang.

Ia mengatakan berdasarkan hasil Pemeriksaan Laboratorium Untan tanggal 19 Agustus 2020, sebaran 15 kasus Konfirmasi Baru ada di Kabupaten Mempawah 8 orang, Kota Pontianak 2 orang, Kabupaten Kubu Raya 4 orang, Kabupaten Landak 1 orang .

Dari 15 kasus konfirmasi baru terbanyak yakni 8 kasus konfirmasi di Mempawah dari populasi guru di satu sekolah saja,  dan ini belum semua sampel swab guru di Mempawah diperiksa.

Sebelumnya juga ada 2 guru dinyatakan kasus konfirmasi Covid-19 SMA di Mempawah.

Ada Penambahan 15 Kasus Konfirmasi, Sutarmidji: Daerah Sudah Sangat Kurang dalam Penanganan Covid-19

Jadi total guru di Mempawah saat ini yang terpapar Virus Covid-19 adalah 10 orang dari dua sekolah SMP dan SMA.

“Sampel ini belum semuanya kita diperiksa.

Jadi dari seluruh Kabupaten Kota guru yang paling banyak dinyatakan positif Covid-19 ada di Mempawah,” ujarnya , Kamis (20/8/2020).

Ia berharap dengan adanya tambahan kasus dari Kabupaten Mempawah agar pemerintah kabupaten Mempawah ekstra hati- hati dan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk pelaksanaan protokol kesehatan .

Dikatakannya apabila Kabupaten Mempawah lengah, bisa menjadi zona oranye atau merah.

Karena hanya pada satu populasi sehat saja, yaitu pada populasi guru, jumlah yang terdeteksi telah terpapar covid ternyata cukup banyak.

Harisson: Pengusaha Warkop Jangan Lengah Membiarkan Pengunjung Tertular Covid-19

Ia juga mengingatkan bahwa kasus ini harus menjadi perhatian dan catatan untuk Pemkab Mempawah,  supaya tidak lengah dalam melakukan testing, tracing dan sosialisasi secara terus menerus tentang perlunya disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat.

Hal ini penting dilakukan agar kasus konfirmasi tidak terus naik dan melonjak .

“Saya ingatkan agar Mempawah jangan lengah dan harus aktif melakukan testing, tracing dan razia serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pelaksanaan protokol kesehatan secara disiplin,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kabupaten kota di Kalbar yang saat ini sudah tampak kendor dalam melaksanakan kegiatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Hal itu terlihat dari Swab yang sudah diambil dan diperiksa dengan hasil kasus konfirmasi semakin bertambah diluar dugaan.

UPDATE CORONA KALBAR - 5 Daerah Zona Hijau, Landak Ketapang Melawi Berisiko Penularan Covid-19

Ia melihat di Media Sosial juga sudah banyak tempat keramaian dan tempat wisata, Warkop yang didatangi masyarakat ramai tanpa menerapkan protokol kesehatan .

“Jadi ini seharusnya menjadi perhatian bagi Satgas covid-19 di Kabupaten kota.

Saya mengharapkan kabupaten kota berhati- hati terhadap lonjakan kasus dan segera lakukan tindakan pencegahan dan penanggulangan ,” ujarnya.

Kabupaten kota juga harus terus menerus melaksanakan sosialisasi , melakukan razia ditempat orang berkumpul atau keramaian seperti di warung kopi ,tempat wisata dan lainnya.

“Dinas kesehatan Kabupaten Kota dalam melakukan razia juga harus bekerja sama dengan TNI Polri agar berjalan lancar.

Terus lakukan testing, tracing dan isolasi terhadap pasien positif Covid-19.

Laksanakan pengambilan swab naso-orofaring saat melakukan razia di tempat-tempat keramaian,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan Diskes kabupaten kota untuk melengkapi data Penyelidikan Epidemiologi nya.

Apabila ada kasus harus dilakukan Penyelidikan Epidemiologi untuk mencegah Kasus ini berkembang .

“Kadang kabupaten kota malas-malasan mengisi data Penyelidikan Epidemiologinya sehingga data tidak lengkap,” ujarnya.

Dinkes Akui Pelaksanaan Swab Test Anggota DPRD Ketapang Berjalan Lancar, Lainnya Siap di Swab Test

Ia mengatakan dengan data yang tidak lengkap tersebut tampak bahwa Diskes kabupaten kota seperti tidak benar- benar melakukan tindakan pencehagan dan penanggulangan covid-19.

Terbukti dari sampel swab yang dikirim ke Untan bahkan kadang datanya tidak lengkap .

“Padahal data ini menjadi dasar bagi dinkes kabuoaten kota utk melaksanakan kegiatan pencegahan dan penanggulangan covid-19 dan data ini harus dikirim ke Jakarta untuk membuktikan bahwa kita telah melakukan Penyelidikan Epidemiologi dengan benar dalam tindakan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di daerah,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa sudah ada beberapa kabupaten kota yang sebenarnya responnya sudah cepat dalam tindakan dan penanganan Covid-19 yakni Kota Pontianak, Sanggau , Ketapang , Landak dan Kubu Raya.

Kabupten kota ini sudah mulai cepat, namun yang lain masih terkesan lambat.

“Saya juga minta Dinkes Sintang dalam melakukan testing, tracing yang juga sudah terbantu dengan adanya Lab PCR Mobile yang dimiliki oleh Pemkab Sintang agar hasil pemeriksaan nya diumumkan ke masyarakat agar masyarakat tidak lengah atau menganggap daerah nya sudah aman," ujarnya.

Ahli Epidemiologi Sebut Strain Corona Menjadi Pengaruh Pada Keganasan Virus

Hal itu bertujuan agar masyarakat tahu dari hasil sampel swab ada yang positif supaya masyarakat tidak lengah dan merasa bahwa daerahnya sudah aman.

“Kalau penambahan kasus konfirmasi positif Covid pada hari ini adalah kasus transmisi lokal untuk itu masyarakat harus terus waspada dan hati- hati.

Kalau menurut pemeriksaan laboratorium Untan, di populasi masyarakat ada sekitar 3 persen masyarakat yang sekarang sedang tertular namun tanpa gejala atau asimtomatis dan berpotensi untuk menularkan kepada orang lain,” ujarnya.

Harisson juga berpesan agar masyarakat harus terus menerus menerapkan protokol kesehatan dan Satgas kabupaten kota harus terus bergerak melakukan sosialisasi dan razia pelaksanaan protokol kesehatan .

“Saat razia langsung dilakukan swab ditempat saja. Kalau ada yang positif langsung diisolasi dan lakukan treatment dengan baik.

Kemudian cepat lakukan Penyelidikan Epidemiologi untuk mencari tahu kasus ini sebenarnya dari mana dan untuk pemetaan daerah yang perlu diwaspadai ,” ujarnya.

Ia mengatakan kalau sampel dari populasi guru memang masih dalam rangka persiapan masuk sekolah, tapi ternyata di Kabupaten Mempawah paling banyak tertular Covid-19.

Sampai saat ini secara komulatif kasus konfirmasi Covid-19 di Kalbar mencapai 471 kasus konfirmasi dan 424 dinyatakan sembuh atau 90.02 persen sembuh .

Data Dinkes Kalbar - Total 21 Guru dan 24 Siswa di Kalbar Terkonfirmasi Covid-19

Kemudian masih ada kasus covid-19 yang belum sembuh sebanyK 43 orang yang tersebar di Kubu Raya 11 orang , Mempawah 10 orang, Kota Pontianak 5 orang.

Kemudian di Ketapang 1 orang , Landak 1 orang dan KTP luar daerah 2 orang .

“Kasus guru sampai hari ini terkonfirmasi positif covid-19 ada 33 orang dan terbanyak 10 orang kasus konfirmasi berasal dari sekolah di Mempawah,” ujarnya.

Selain itu Diskes Kabupaten Kota masih tetus melaksanakan pengambilan swabs terhadap guru dan murid di ibukota kabupaten kota.

Lalu bila telah selesai maka pelaksanaan pengambilan swab akan dilaksanakan di  kecamatan- kecamatan di luar ibu kota kabupaten kota .

Selain ada tambahan 15 kasus konfirmasi covid-19 hari ini.

Ada 14 orang yang dinyatakan sembuh yang tersebar di Landak 6 orang, Ketapang 3 orang, Pontianak 3 orang , Kapuas Hulu 1 orang, Kubu Raya 1 orang," pungkasnya. 

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved