Tips Usaha UMKM Bertahan di Masa Pandemi Covid-19 Ala Sandiaga Uno & Mulai Usaha Sampingan

Namun bukan berarti ini menjadi tak bisa dilawan, masih ada jalan keluar dengan strategi usaha agar usaha atau UMKM

Editor: Madrosid
IST
Usaha sampingan di masa pandemi covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pandemi Covid-19 melanda Indonesia memberi dampak kurang baik terhadap sendi perekonomian bangsa.

Terutama dari melesunya UMKM lantaran adanya pembatasan dari seluruh kegiatan guna memotong penyebaran virus corona.

Namun bukan berarti ini menjadi tak bisa dilawan, masih ada jalan keluar dengan strategi usaha agar usaha atau UMKM tetap bisa bertahan di masa pandemi.

Strategi ini akan membuat pengusaha kecil, UMKM mampu terus eksis selama pandemi.

Seperti tiga tips yang diberikan Pengusaha Sandiaga Uno bagi usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM) untuk dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Sandiaga menuturkan, hal pertama  bagi UMKM  adalah melakukan pivot.

Transmart Siap Hadapi Tantangan dan Peluang Bisnis Retail di Saat Pandemi

"Satu, pivot. Kita ubah strategi dan model bisnis kita," kata Sandiaga dalam acara PolitikFest yang ditayangkan di akun Youtube KompasTV, Minggu (16/8/2020).

Hal tersebut diungkapkan Sandi saat dimintai tanggapan mengenai apa yang telah dilakukan Voyej untuk bertahan di tengah pandemi.

Voyej merupakan brand asal Indonesia yang memproduksi produk kulit.

Founder Voyej, Stephen Lucas, turut menjadi tamu dalam acara tersebut.

Sandiaga menuturkan, Voyej melakukan pivot dengan mengubah sistem penjualan menjadi pre-order.

Dengan begitu, UMKM akan menerima uang tunai terlebih dahulu. Konsep itu disebutnya sebagai cash is king.

Kemudian, ia mengatakan, uang yang telah diterima tersebut dikelola secara ketat dengan mengatur pengeluaran. Ini merupakan tips berikutnya.

"Dengan pengelolaan keuangan yang ketat ini, risikonya juga turun, akhirnya ongkosnya juga turun, harga jualnya juga bisa turun sehingga mudah-mudahan bisa mendapatkan kesetiaan pelanggan," lanjut dia.

Lalu, tips terakhir, ia menyarankan UMKM membangun jejaring komunitas untuk dapat bertahan.

Apalagi, menurut Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut, terdapat tren yang sedang berkembanga mengenai kebanggaan dalam menggunakan produk lokal.

Tren itu yang dapat menjadi peluang pasar baru bagi UMKM.

"Ini ada big emerging trend dan punya satu komoditas sendiri, ini yang disebut sebagai ekosistem. Akhirnya kita bisa bertahan karena ekosistem ini yang menjadi pasar kita," tutur dia.

-------------------------------------------------------------------------------

Dan bagi anda yang ingin memulai usaha sampingan ada jenis usaha yang berpotensi.

Berikut Deretan Bisnis Sampingan Berpotensi di Masa Pandemi Covid-19

1. Makanan

Semua orang butuh makan apapun kondisinya. Karenanya sektor inipun bisa menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan di masa pandemi.

Terlebih selama pandemi, aturan menyatakan bahwa sektor usaha makanan tetap diizinkan beroperasi asalkan mengikuti peraturan. 

Dukung Gerakan Cashless, Home Credit Hadirkan Alat Pembayaran Non Tunai

Ekonomi Minus, Menkeu Pastikan Keuangan Nasional Kuartal II Masih Normal

2. Jasa Desain Grafis

Jasa desain grafis bisa memiliki peluang bagus untuk diterapkan selama pandemi. Terlebih banyak individu atau lembaga yang membutuhkan konten visual untuk berbagai kepentingan, seperti promosi. 

3. Jual Pulsa/Paket Data

Di masa penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), muncul juga peraturan belajar atau bekerja dari rumah.

Hal ini menyebabkan kebutuhan akan internet meningkat. Kondisi ini menyiratkan bahwa bisnis penjualan pulsa dan paket data bisa menjadi sangat prospektif di masa ini.

4. Jual Masker

Penggunaan masker kini telah menjadi sebuah kewajiban bagi semua orang. Bukan hanya untuk orang yang sakit, tapi juga orang sehat.

Berangkat dari situasi ini, menjual masker kain pun bisa menjadi ide usaha yang potensial dijalankan selama masa pandemi. 

5. Penulis Lepas

Menjadi penulis lepas juga merupakan usaha yang bisa dijalankan selama penerapan PSBB. Terlebih inspirasi dan kegiatan menulis sebenarnya bisa dilakukan di mana saja.

Tulisan menarik bisa menjadi incaran banyak publisher yang kemudian bisa menghasilkan uang bagi si penulisnya.

6. Jual Hand Sanitizier

Menjaga kebersihan dengan menggunakan hand sanitizer juga menjadi sebuah kewajiban saat ini. Penggunaan hand sanitizer dengan kadar alkohol tertentu diyakini ampuh membunuh kuman.

Oleh karena peminatnya tinggi, maka bisnis ini juga dinilai potensial untuk diterapkan saat ini.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved