Breaking News:

Terbaru - Sindikat Prostitusi Online Pontianak Libatkan Anak di Bawah Umur Kembali Diungkap Polresta

Pelaku memboking kamar dan melakukan hubungan layaknya suami istri dengan korban J. Pelaku lalu memberikan uang sebanyak Rp 400 ribu pada korban.

Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gabungan Unit Jatanras dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Pontianak Kota berhasil mengungkap dan mengamankan 1 tersangka tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur, Rabu (12/8/2020).

Bermula dari laporan polisi yang dibuat oleh pelapor M (41) warga Kabupaten Kubu Raya tertangga 25 Juli 2020, bahwa telah terjadi tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur.

Tindak pidana ini sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 UU RI nomor 35 tahun 2014 perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anakm

Kemudian Tim Jatanras dan Unit PPA Polresta Pontianak Kota melaksanakan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Komarudin melalui Kasat Reskrim, AKP Rully Robinson Polii mengungkapkan kronologi kejadian tindak pidana tersebut.

"Pada hari Rabu, (22/7/2020), kami menerima laporan polisi dari orang tua korban J (17) berinisial M (41) yang melaporkan bahwa telah terjadi persetubuhan anak di bawah umur oleh tersangka kepada anaknya," ujar Rully, Kamis (13/8/2020).

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kota, AKP Rully Robinson Polii menambahkan bahwa kejadian bermula saat N mencarikan tamu yang akan diketemukan dengan korban J melalui aplikasi Mi Chat.

Kemudian didapatlah pelaku H (62) dan pelaku menyetujui untuk bertemu di sebuah hotel di Jalan Gajah Mada Pontianak.

Setelah bertemu, pelaku memboking kamar dan melakukan hubungan layaknya suami istri dengan korban J.

Pelaku lalu memberikan uang sebanyak Rp 400 ribu kepada korban.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved