Kapolresta Pontianak Beberkan Faktor Terjadinya Kasus Prostitusi Anak
Hingga Kombes Pol Komarudin mengatakan diperlukan upaya yang masif untuk menekan angka meluasnya kasus prostitusi anak di bawah umur di Kota Pontianak
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Komarudin mengungkapkan penyebab atau faktor terjadinya kasus prostitusi anak di bawah umur di Kota Pontianak.
Penyebab anak terjerumus dalam kasus prosuitusi itu, dikatakannya mulai dari gaya hidup yang tak terkontrol hingga faktor ekonomi yang rendah.
"Dari yang kita dalami faktornya ada yang karena broken home (keluarga tak utuh), sebagian faktor ekonomi, sebagian lagi yang menjadi perlu perhatian bersama lapisan masyarakat yaitu dari faktor pergaulan," ungkapnya.
• Cegah Prostitusi Anak di Bawah Umur, Ini Langkah Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin
Hingga Kombes Pol Komarudin mengatakan diperlukan upaya yang masif untuk menekan angka meluasnya kasus prostitusi anak di bawah umur di Kota Pontianak.
Menurutnya kasus prostitusi anak bukanlah persoalan baru, bahkan ada sejak dahulu.
Namun kasus yang baru-baru ini muncul bukanlah kasus yang dilakukan melalui pertemuan secara langsung.
Melainkan melalui canggihnya digitalisasi yaitu online.
"Akses yang dilakukan oleh para pelaku menggunakan sebuah aplikasi yang memang menjadi sarana mereka mempromosikan perdagangannya di medsos," ungkapnya.
Dengan demikian Polresta Pontianak dikatannya telah melakukan sinergi dengan berbagai pihak, diantaranya KPPAD, Pemerintah Kota Pontianak dan Organisasi Kemasyarakatan seperti adanya Forum Pelopor Kamtibmas Mitra Polri yang di nahkodai oleh Habib Fachri Hamzah Al Qadrie untuk melakukan penelitian dan pengkajian agar anak-anak di kota Pontianak terhindar dari kasus prosuitusi.
• 50 Personel Polresta Pontianak Kota Ikuti Program Pengendalian Berat Badan
"Karena kita hidup di alam atau negara yang memang sangat majemuk, maka sebagai makhluk sosial diperlukan peran bersama untuk menyikapi situasi fenomena di Pontianak, yang sangat trending yaitu prostitusi anak di bawah umur agar kita bisa menjaga generasi penerus bangsa dan agar anak-anak kita bisa terlindungi.
Jadi mari bersama-sama kita ciptakan Pontianak sebagai Kota layak anak yang membutuhkan keseriusan bersama," pungkasnya.
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
--
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/iin-sholihin-berbincang-bersama-kapolresta.jpg)