Kebenaran Gaji 13 Cair Hari Ini Senin 10 Agustus 2020, Sri Mulyani Beri Penjelasan Tahapannya

Lantas kenapa banyak yang masih mempertaanyakan kebenaran dari pencairan gaji 13 ini sesuai jadwal yang tersebar.

Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Ilustrasi gaji 13 ASN 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kebenaran gaji 13 dibayarkan Senin 10 Agustus 2020 ini disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menurutnya tahapan pencaiaran Gaji 13 PNS, TNI, Polri dan Pensiunan sudah mulai dilakukan pembayarannya Senin (10/8/2020).

Hal itu berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2020 mengenai Pemberian Gaji, Pensiun, Tunjangan, atau Penghasilan Ketiga Belas tahun 2020 diundangkan pada 7 Agustus 2020 lalu.

Sehingga proses pencairan gaji ke-13 sudah dilakukan sejak PP itu diundangkan.

Lantas kenapa banyak yang masih mempertaanyakan kebenaran dari pencairan gaji 13 ini sesuai jadwal yang tersebar.

Sri Mulyani mengungkapkan pencairan gaji ke-13 sesuai dengan kesiapan regulasi pemerintah.

Serta masing-masing peraturan kepala daerah (perkada) pemerintah daerah (Pemda).

"Sehingga gaji dan pensiun 13 dibayarkan hari ini, 10 Agustus sesuai dengan kesiapan adminsitrasi, regulasi pemerintah pusat dan daerah," jelas Sri Mulyani ketiga memberikan keterangan pers, Senin (10/8/2020).

KABAR Gaji 13 PNS Cair Senin 10 Agustus 2020, Cek Rekening Masing-masing PNS TNI Polri dan Pensiunan

Sri Mulyani menjelaskan, anggaran yang akan dikucurkan untuk seluruh pembayaran gaji ke-13 mencapai Rp 28,82 triliun.

Dari total anggaran tersebut, sebanyak Rp 14,83 triliun berasal dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN).

Total anggaran tersebut dialokasikan untuk pegawai aktif sebesar Rp 6,94 triliun dan Rp 7,88 triliun.

Di sisi lain, alokasi yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 13,09 triliun.

Untuk diketahui, besaran anggaran tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan rencana awal pencairan gaji ke-13 yang sebesar Rp 28,5 triliun yang terdiri dari Rp 14,6 triliun berasal dari APBN, dan Rp 13,89 triliun berasal dari APBD.

"Sampai Senin pukul 12.00 WIB, ada 82,5 persen dari seluruh satuan kerja yang jumlahnya hampir 14.000 telah mengajukan SPM (Surat Perintah Membayar) dan hampir semua sudah selesai prosesnya di KPPN," kata Sri Mulyani.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved