Breaking News:

Virus Corona Masuk Kalbar

Daftar Daerah Zona Hijau di Kalimantan Barat, Sutarmidji: Zona Apapun Tidak Ada Jaminan Bebas Covid

Kalau tidak hijau akibatnya aktivitas terbatas, orang yang datangpun terbatas sehingga ekonomi mandek. Ayo jaga daerah kita dengan biasakan hidup....

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
ZONASI - Rilis data terbaru pemetaan zonasi risiko virus corona di Kalbar per 6 Agustus 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 merilis data terkait kategori risiko kenaikan kasus kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

Data itu dirilis Kamis 6 Agustus 2020 dan dibagikan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji melalui akun medis sosial miliknya.

Data tersebut menunjukkan, 10 kabupaten/kota di Kalimantan Barat yang masuk dalam zona hijau atau tidak terdampak Covid-19.

Sementara tiga kabupaten/kota lainnya masuh dalam zona kuning yaitu Kabupaten Sanggau, Kota Pontianak, dan Kabupaten Ketapang.

Kabupaten Sintang yang sebelumnya juga zona kuning, kini sudah berada di zona hijau bersama sembilan daerah lainnya.

Satu kabupaten lainnya yaitu Kubu Raya, berada di zona oranye atau risiko sedang. Kini sudah tidak ada lagi kabupaten/kota di Kalbar yang masuk zona merah. 

Ketika dikonfirmasi Tribun, Gubernur Sutarmidji menyampaikan sudah meminta Kubu Raya untuk berhati-hati.

BRI Buka Lowongan Kerja: Cek Syarat dan Tata Cara Mendaftar, Pendaftaran Tutup 10 September 2020

"Kita awalnya sudah tidak ada zona oranye tapi sekarang ada satu yakni Kubu Raya yang satu-satunya zona oranye, padahal awalnya tidak ada, hanya kuning dan hijau," ujarnya kepada awak media, Kamis (6/8).

Ia juga megatakan untuk wilayah zona hijau juga harus hati-hati dan harus tetap melakukan penjaringan massal melalui rapid test dan swab, serta jangan pernah berhenti kalau berhenti bisa banyak keterjangkitan lagi.

"Kita tidak tahu orang OTG sebetulnya lebih bahaya dari pada yang jelas bergejala. Kalau yang ada gejala bisa dirawat di rumah sakit kalau OTG jika tidak di-swab atau rapid test kita tidak akan tahu sudah ada virus atau tidak di tubuhnya ," jelas Sutarmidji.

Ia mengatakan dari jauh hari sudah terus mengingatkan kepada daerah untuk hati hati, dan ternyata sekarang sudah ada lagi daerah yang berada pada zona oranye.

Halaman
12
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved