7,5 Jam Sembunyi di Hutan, Pasien Covid Diamankan Warga Sungai Ambawang
"Dari situ baru dilakukan kordinasi dengan diskes provinsi dan kota, dan Ismail langsung dibawa ke rusunawa untuk dilakukan isolasi
"Pada 4 Agustus kami dapat informasi sekitar 23.00 WIB bahwa pasien mengontrak di sekitar Jalan Tani, Saigon. Untuk itu diskes provinsi dan kota bergerak ke sana dan ditemankan oleh petugas dari Polsek Pontianak Timur," ujarnya.
Nampaknya Ismail sudah lebih dahulu tahu kalau ada petugas yang akan menjemputnya, sehingga ia kembali melarikan diri dari kontrakannya. Sejak itu petugas kembali kehilangan kontak sampai akhirnya pada Rabu (5/8) sekitar pukul 22.00 WIB, petugas kembali dikabari tentang keberadaan Ismail.
Selanjutnya Harisson mengatakan untuk contact tracing ke depan akan dilakukan terhadap semua orang yang kontak erat dengan Ismail. Orang-orang tersebut nantinya akan di-rapid test atau swab test.
"Termasuk nanti seluruh penumpang di pesawat Citilink Surabaya Pontinak pada 1 Agustus 2020 nomor penerbangan QG420 akan dilakukan testing terhadap seluruh penumpang dan seluruh kontak erat," jelasnya.
Selain itu juga untuk daerah yang pernah dia kunjungi seperti hotel di kawasan Jl Komyos Sudarso, rumah kontrakan dan tempat lainnya, akan dilakukan penyemprotan disinfektan supaya virusnya mati.
Proses Evakuasi
Proses evakuasi Ismail di Desa Jawa Tengah juga disampaikan Kapolsek Sungai Ambawang Iptu Teuku Rivanda Ikhsan STK SIK. Awalnya, warga menyampaikan laporan bahwa ada orang mirip Ismail, pasien Covid-19 yang kabur.
"Tadi malam sekitar pukul 20.00 kita mendapatkan informasi dari masyarakat Desa Jawa Tengah bahwa mereka melihat adanya seseorang yang yang diduga mirip dengan pasien Covid-19 yang beberapa waktu lalu viral melarikan diri," kata Kapolsek saat dikonfirmasi Tribun, Kamis.
Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Sungai Ambawang langsung menuju lokasi untuk memastikan kebenarannya.
"Setelah kita mencocokkan wajah dan KTP dari orang tersebut, ternyata benar orang tersebut merupakan pasien Covid-19 yang kabur," jelas Iptu Teuku.
Kapolsek mengatakan, petugas kepolisian saat itu melihat Ismail dalam kondisi lemas, diduga karena tidak makan dan minum. Ia terduduk di pinggir halaman rumah seorang warga.
"Setelah itu kita berkordinasi dengan Gugus tugas Covid-19, dan pada pukul 23.00 Tim evakuasi gugus tugas tiba di lokasi dan melakukan evakuasi. Selanjutnya orang tersebut dibawa untuk melaksanakan isolasi di rusunawa, dengan pengawalan petugas Kepolisian Sektor Sungai Ambawang," ungkapnya.
Respons Wali Kota
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono juga memastikan kalau Ismail telah diisolasi di rusunawa milik Pemerintah Kota Pontianak. "Warga Jombang yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini sudah ditangani di rusunawa," ujarnya.
Edi memastikan bahwa Pemerintah Kota Pontianak akan merawat pasien sampai sembuh. "Kita akan swab terus sampai sembuh, dan melakukan program isolasi dan penyembuhan pasien Covid-19 di Rusunawa," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/six-ahshlaka.jpg)