Breaking News:

SMAN 9 Pontianak Siapkan Protokol Pembelajaran Sekolah Tatap Muka

Kami menyiapkan lokasi cuci tangan secara permanen dan tidak menggunakan tangki agar bisa digunakan dalam jangka panjang.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAWAN GUNAWAN
Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dan Tim Gugus Tugas Covid-19 saat melaksanakan Swab kepada siswa-siswi dan Guru berserta staf di SMPN 1 Sambas, Rabu (29/7/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jelang pelaksanaan pembelajaran tatap muka bagi siswa kelas 12, sekolah sudah melakukan berbagai persiapan sesuai dengan protokol yang ditetapkan satu di antaranya SMAN 9 Pontianak.

Hali ini diungkapkan oleh Ibrahim selaku Kepala SMAN 9 Pontianak yang menyatakan sekolah telah melakukan berbagai persiapan.

Di antaranya tempat cuci tangan yang dibuat secara permanen dan mengatur waktu pembelajaran yang tidak terlalu lama seperti waktu sebelumnya.

"Kami menyiapkan lokasi cuci tangan secara permanen dan tidak menggunakan tangki agar bisa digunakan dalam jangka panjang," katanya, Sabtu (1/8/2020).

"Takutnya tangki air lama-kelamaan rusak dan menjadi sampah saja," ungkapnya.

Syarat Sekolah Tatap Muka 1 Agustus 2020, Guru dan Siswa Wajib Rapid Test dan Tes Swab

Selain itu pihak sekolah juga sudah mewacanakan untuk mengurangi jam pembelajaran siswa menjadi 4 jam saja sehingga siswa tidak perlu terlalu lama berada di lingkungan sekolah.

"Kami masih merencanakan bagaimana manajemen waktu yang baik, tapi rencananya waktu belajar paling lama sekitar 4 jam perhari. Sisanya siswa bisa melanjutkan melalui proses daring," lanjutnya.

Adapun kesiapan sekolah terkait pembelajaran tatap muka dirasa sudah cukup siap.

Mulai dari penataan ruang kelas hingga melakukan media dengan orangtua siswa secara daring.

"Kami juga sudah mulai berkoordinasi dengan orangtua siswa. Mereka juga mendukung program ini karena merasa anaknya akan mendapatkan pembelajaran lebih baik jika dilakukan di sekolah dibandingkan belajar secara daring. Tetapi tetap sesuai protokol yang ditetapkan pemerintah," jelasnya.

Cerita Kepala Sekolah Ada Guru dan Staf SMAN 1 Sintang Takut Jalani Tes Swab Corona

Selain itu sekolah juga masih menunggu informasi resmi dari Dinas Pendidikan terkait waktu pasti pembelajaran tatap muka.

Mengingat saat ini Kota Pontianak belum masuk zona hijau, sedangkan ketentuan Dinkes hanya wilayah zona hijau yang bisa memulai pembelajaran secara tatap muka.

"Kami juga menunggu arahan dari Disdikbud karena belum ada informasi resmi tentang waktu pelaksanaan pembelajaran dan saat ini yang saya tahu Pontianak belum zona hijau," pungkasnya. (*)

Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved