1 Muharam 1442 H
Kapan 1 Muharam? CEK Tahun Baru Islam 1442 H di Daftar Tanggal Penting Kalender Islam Tahun 2020 M
Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 Hijriyah tahun 2020 M ini jatu pada Kamis 20 Agustus 2020 M..............
Penulis: Marlen Sitinjak | Editor: Marlen Sitinjak
Sejak tahun lunar Islam adalah sebelas atau dua belas hari lebih pendek dari tahun Gregorian solar, otomatis Tahun Baru Islam tidak tiba pada hari yang sama dari kalender Gregorian setiap tahun.
Daftar Tanggal Penting Kalender Islam Tahun 2020 M
Tanggal Hijriyah | Hari | ||
---|---|---|---|
Puasa Ayyamul Bidh Jumadil-Ula 1441 H | 13 - 15 Jumadil-Ula 1441 H | 09 - 11 Januari 2020 | Kamis - Sabtu |
Awal Bulan Jumadil-Akhirah 1441 H | 1 Jumadil-Akhirah 1441 H | 26 Januari 2020 | Ahad |
Puasa Ayyamul Bidh Jumadil-Akhirah 1441 H | 13 - 15 Jumadil-Akhirah 1441 H | 07 - 09 Pebruari 2020 | Jum'at - Ahad |
Awal Bulan Rajab (Bulan Mulia) 1441 H | 1 Rajab 1441 H | 25 Pebruari 2020 | Selasa |
Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1441 H | 13 - 15 Rajab 1441 H | 08 - 10 Maret 2020 | Ahad - Selasa |
Isra' Mi'raj 1441 H | 27 Rajab 1441 H | 22 Maret 2020 | Ahad |
Awal Bulan Sya'ban 1441 H | 1 Sya'ban 1441 H | 26 Maret 2020 | Kamis |
Puasa Ayyamul Bidh Sya'ban 1441 H | 13 - 15 Sya'ban 1441 H | 07 - 09 April 2020 | Selasa - Kamis |
Nishfu Sya'ban 1441 H | 15 Sya'ban 1441 H | 09 April 2020 | Kamis |
Awal Bulan Ramadan 1441 H | 1 Ramadan 1441 H | 24 April 2020 | Jum'at |
Hari Pertama Puasa Ramadan 1441 H | 1 Ramadan 1441 H | 24 April 2020 | Jum'at |
Nuzulul Qur'an 1441 H | 17 Ramadan 1441 H | 10 Mei 2020 | Ahad |
10 Hari Terakhir Ramadan 1441 H | 21 - 30 Ramadan 1441 H | 14 - 23 Mei 2020 | Kamis - Sabtu |
Awal Bulan Syawal 1441 H | 1 Syawal 1441 H | 24 Mei 2020 | Ahad |
Hari Raya Idul Fitri 1441 H | 1 Syawal 1441 H | 24 Mei 2020 | Ahad |
Puasa Ayyamul Bidh Syawal 1441 H | 13 - 15 Syawal 1441 H | 05 - 07 Juni 2020 | Jum'at - Ahad |
Awal Bulan Dzulqaidah (Bulan Mulia) 1441 H | 1 Dzulqaidah 1441 H | 22 Juni 2020 | Senin |
Puasa Ayyamul Bidh Dzulqaidah 1441 H | 13 - 15 Dzulqaidah 1441 H | 04 - 06 Juli 2020 | Sabtu - Senin |
Awal Bulan Dzulhijah (Bulan Mulia) 1441 H | 1 Dzulhijah 1441 H | 22 Juli 2020 | Rabu |
10 Hari Awal Dzulhijah 1441 H | 1 - 10 Dzulhijah 1441 H | 22 - 31 Juli 2020 | Rabu - Jum'at |
Wuquf di 'Arafah (Puasa Arafah) 1441 H | 9 Dzulhijah 1441 H | 30 Juli 2020 | Kamis |
Hari Raya Idul Adha 1441 H | 10 Dzulhijah 1441 H | 31 Juli 2020 | Jum'at |
Hari Tasyriq 1441 H | 11 - 13 Dzulhijah 1441 H | 01 - 03 Agustus 2020 | Sabtu - Senin |
Puasa Ayyamul Bidh Dzulhijah 1441 H | 14 - 16 Dzulhijah 1441 H | 04 - 06 Agustus 2020 | Selasa - Kamis |
Awal Bulan Muharam (Bulan Mulia) 1442 H | 1 Muharam 1442 H | 20 Agustus 2020 | Kamis |
Tahun Baru Islam 1442 H | 1 Muharam 1442 H | 20 Agustus 2020 | Kamis |
Puasa Tasu’a 1442 H | 9 Muharam 1442 H | 28 Agustus 2020 | Jum'at |
Puasa 'Asyura 1442 H | 10 Muharam 1442 H | 29 Agustus 2020 | Sabtu |
Puasa Ayyamul Bidh Muharam 1442 H | 13 - 15 Muharam 1442 H | 01 - 03 September 2020 | Selasa - Kamis |
Awal Bulan Shafar 1442 H | 1 Shafar 1442 H | 18 September 2020 | Jum'at |
Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1442 H | 13 - 15 Shafar 1442 H | 30 September - 02 Oktober 2020 | Rabu - Jum'at |
Awal Bulan Rabi'ul-Awal 1442 H | 1 Rabi'ul-Awal 1442 H | 18 Oktober 2020 | Ahad |
Maulid Nabi saw. 1442 H | 12 Rabi'ul-Awal 1442 H | 29 Oktober 2020 | Kamis |
Puasa Ayyamul Bidh Rabi'ul-Awal 1442 H | 13 - 15 Rabi'ul-Awal 1442 H | 30 Oktober - 01 November 2020 | Jum'at - Ahad |
Awal Bulan Rabi'ul-Akhir 1442 H | 1 Rabi'ul-Akhir 1442 H | 16 November 2020 | Senin |
Puasa Ayyamul Bidh Rabi'ul-Akhir 1442 H | 13 - 15 Rabi'ul-Akhir 1442 H | 28 - 30 November 2020 | Sabtu - Senin |
Awal Bulan Jumadil-Ula 1442 H | 1 Jumadil-Ula 1442 H | 16 Desember 2020 | Rabu |
Puasa Ayyamul Bidh Jumadil-Ula 1442 H | 13 - 15 Jumadil-Ula 1442 H | 28 - 30 Desember 2020 | Senin - Rabu |
Berikut bacaan doa akhir dan awal tahun:
Doa Akhir Tahun
وَصَلَّى اللهُ عَل ى سَيِّدِنَا وَمَوْل نَا مُحَمَّدٍ وَعَل ى ا لِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ .اَللّ هُمَّ مَا عَمِلْتُ فِى ه ذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ اَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَل ى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ اِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِيْ عَل ى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّيْ اَسْتَغْفِرُكَ فَغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ بِا الثَّوَابَ فَا َسْأَلُكَ اَللّ هُمَّ يَاكَرِيْمُ يَاذَ الْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ اَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ وَلاَ تَقْطَعْ رَجَاى ِيْ مِنْكَ يَاكَرِيْمُ .وَصَلَى اللهُ عَل ى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَل ى ا لِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Artinya : "Dan semoga rahmat dan salam terlimpahkan kepada junjungan kami dan tuan kami yaitu Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah, laranglah apapun dari-Mu yang telah kulakukan pada tahun ini, sedang aku tidak bertaubat darinya, dan Engkau tidak meridhainya, tidak melupakannya dan Engkau bersikap penyantun kepadaku padahal engkau berkuasa untuk menghukumku, dan Engkau telah menyeruku untuk bertaubat sesudah aku berani berbuat durhaka kepada -Mu, maka sesungguhnya sekarang aku memohon ampun kepada Engkau, ampunilah aku. Dan hal-hal apapun yang Engkau ridhai yang telah kulakukan pada tahun ini, dan telah Engkau janjikan pahalanya kepadaku, maka aku memohon kepada Engkau, Ya Allah, wahai yang Mahamulia, wahai yang memiliki kebesaran dan kemuliaan, sudilah Engkau menerimanya, dan janganlah Engkau putuskan harapanku kepada-Mu wahai Yang Mahamulia. Dan semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam-Nya kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw juga pada keluarga dan para sahabatnya."
Doa awal tahun dibaca pada detik-detik memasuki hari pertama awal Tahun Baru Islam 1442 H:
Doa Awal Tahun
وَصَلَّى اللهُ عَل ى سَيِّدِنَا وَمَوْل نَا مُحَمَّدٍ وَعَل ى ا لِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ .اَللّ هُمَّ اَنْتَ اْلاَ بَدِيُّ الْقَدِيْمُ اْلاَوَّلُ وَعَل ى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرَمِ جُوْدِكَ الْمُعَوَّلُ وَه ذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ اَقْبَلَ اَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَاَوْلِيَائِهِ وَجُنُوْدِهِ وَالْعَوْنَ عَل ى ه ذِهِ النَّفْسِ اْلاَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَاْلاِشْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنِى اِلَيْكَ زُلْف ى يَاذَالْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ .وَصَلَى اللهُ عَل ى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَل ى ا لِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Artinya: "Dan semoga rahmat dan salam terlimpahkan kepada junjungan kami dan tuan kami yaitu Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah, Engkau yang Maha kekal. Maha terdahulu lagi Maha awal, dan berkat kemurahan-Mu yang besar serta karunia-Mu yang menjadi sumber (semuanya terjadi). Dan kini tahun baru telah tiba, pada tahun ini kami memohon kepada-Mu agar terpelihara dari godaan setan, para pendukungnya dan bala tentaranya, dan kami memohon agar terpelihara dari hawa nafsu kami yang selalu memerintahkan berbuat keburukan. Dan kami memohon semoga Engkau menjadikan diri kami disibukkan dengan hal-hal yang mendekatkan diri kami kepada Engkau dengan sedekat-dekatnya, wahai Tuhan yang memiliki kesabaran dan kemuliaan, wahai Tuhan yang maha Penyayang diantara para penyayang. Dan semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada junjungan kami, tuan kami Nabi Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya."
Doa awal tahun d iatas dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali setelah salat Maghrib pada malam tanggal satu bulan Muharram.
Barang siapa yang membacanya, maka setan berkata, "Anak Adam ini telah beriman dan terbebas dari genggaman kekuasaanku, sedang umurnya hanya tinggal tahun ini. Allah telah menugaskan dua malaikat guna memelihara dirinya dari bisikan setan."
Untuk menyambut tahun baru Hijriyah atau bulan Muharram, berikut ini amalan-amalan yang dapat dilakukan mengutip dari berbagai sumber:
1. Puasa
Puasa di bulan Muharram disebutkan menjadi puasa terbaik setelah Ramadhan.