Fetish Gilang di Surabaya! Predator yang Biseksual Berkedok Riset Akademik dari Mahasiswa PTN

Setelah cuitan itu viral, banyak korban lain yang angkat bicara mengaku pernah mendapat perlakuan serupa misalnya seseorang berinisial SW.

Tayang:
Editor: Marlen Sitinjak
Twitter @m_fikris
Viral di media sosial unggahan fetish kain jarik yang dilakukan mahasiswa PTN di Surabaya. 

"Pas dini hari saya bangun. Gilang melakukan aksinya. Tapi nggak sampai ditutup rapat, ditali, seperti yang viral ini, cuman ditutup selimut. Anehnya, waktu itu saya nggak bisa berkutik, nggak bisa ngapa-ngapain, buat melek aja susah," katanya.

SW menambahkan, waktu itu ia sempat terbangun dua kali. Namun, ia merasa kelelahan sampai akhirnya kembali tertidur.

"Baru benar-benar bangun pas pagi hari. Jadi saya nggak tahu aksinya berapa lama. Pas melek, sudah ditutup selimut," katanya.

Sebelum ke indekos Gilang, SW ingat sempat beli nasi goreng terlebih dulu.

SW sempat diberi minuman oleh Gilang setelah makan.

SW berasumsi, minuman tersebut telah diberi obat oleh Gilang hingga dirinya tak berdaya.

"Menurut saya, minumannya sudah dikasih obat. Soalnya setelah itu saya benar-benar nggak berdaya. Sampai kos langsung capek dan mengantuk. Saat aksinya, saya nggak bisa memberontak sama sekali. Bisa jadi karena faktor capek, di-support sama obat tidurnya," kata SW.

Semangat Iptu Bongsu Pane Ikuti Ujian Kenaikan Pangkat Meski Sudah Berusia Setengah Abad

Tak hanya Sekali

Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair, Suko Widodo juga membenarkan jika ulah nyeleneh G bukan kali ini saja.

"Dulu pernah terjadi saat G jadi panitia maba, tapi tidak dilaporkan ke dekanat. Dan sekarang sudah viral di sosial media dan ada yang melapor makanya kami adakan sidang kode etik," jelas Suko Widodo.

Suko menuturkan, G merupakan mahasiswa angkatan 2015 yang berarti saat ini sudah di semester 10.

"Kami secara tegas tidak akan melindungi kesalahan dan akan terus melakukan investigasi. Tentunya akan memberikan sanksi paling tegas karena hal itu merupakan tindakan melanggar disiplin moral mahasiswa," tegas Suko Widodo.

Akibat ulahnya tersebut, Gilang kemudian tak pernah dilibatkan saat kegiatan-kegiatan yang melibatkan mahasiswa baru.

Hal ini diakui Adnan Guntur (20), Presiden BEM FIB Unair.

"Sejauh ini memang sebenarnya mahasiswa sendiri sudah menindaklanjuti. Di beberapa kepanitian untuk acara yang melibatkan maba dia tidak diikutsertakan," kata Adnan, Kamis (30/7/2020).

Biseksual

Presiden BEM FIB Unair Adnan Guntur menjelaskan, sosok G dikenal sebagai seorang biseksual di lingkungan kampus.

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved