Breaking News:

DPRD Kalbar Apresiasi Kinerja PLN Jaga Keandalan Pasokan Listrik

Dengan kapasitas 2x50 MW, PLTU Bengkayang dapat melistriki sekitar 90 ribu lebih pelanggan dengan daya rata-rata 1300 VA.

TRIBUN/FILE
General Manager PLN UIW Kalimantan Barat Ari Dartomo bersama Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat Subhan Nur mengunjungi PLTU Bengkayang pada Jumat (24/7) lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINGKAWANG - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Subhan Nur, mengapresiasi kinerja PLN Kalbar dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Hal itu diungkapkannya saat melakukan kunjungan kerja ke PLTU Bengkayang pada Jumat (24/7/2020) lalu.

“Kami mengapresiasi kinerja PLN Kalbar yang telah bekerja dengan baik, hal ini dibuktikan bahwa pelanggan saat ini sudah jarang merasakan padam,” kata Subhan.

BAHAYANYA MENGERIKAN, Jangan Bungkus Daging Kurban Idul Adha dengan Plastik Hitam

Manajemen Transmart Tegaskan Bukan Karyawannya yang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Pengakuan Pelajar SMP Pontianak Terjerumus Sindikat Prostitusi Sejak SD Hingga Derita Sipilis

Menurutnya, kemajuan sebuah peradaban tidak terlepas dari kemajuan ekonomi suatu negara. Kemajuan ekonomi tidak akan tercapai tanpa adanya sistem kelistrikan yang andal.

Kondisi kelistrikan yang saat ini sudah surplus di Kalbar tentunya akan berdampak pada iklim investasi yang akan terus tumbuh dan berkembang.

“Kemajuan peradaban tidak terlepas dari kemajuan ekonomi suatu negara, ekonomi dipengaruhi oleh investasi. Dengan sistem kelistrikan yang sudah baik ini tentunya para investor akan tenang, dan diharapkan iklim ekonomi di Kalimantan Barat bisa meningkat," tambah Subhan.

General Manager PLN UIW Kalimantan Barat, Ari Dartomo, mengatakan bahwa nantinya seluruh daerah di Kalimantan Barat akan terinterkoneksi dalam sistem kelistrikan Khatulistiwa.

Saat ini Kabupaten Sanggau dan Sekadau telah terinterkoneksi. Hal ini diwujudkan dengan keberhasilan PLN mengoperasikan SUTT 150 kV Tayan-Sanggau dan Gardu Induk 150 kV Sanggau.

“Keandalan listrik di Sanggau akan meningkat setelah kami berhasil mengoperasikan SUTT dan GI. Nantinya PLTD yang sebelumnya beroperasi akan kami relokasi ke daerah-daerah seperti Kapuas hulu dimana PLTD tersebut diharapkan akan dimanfaatkan untuk pembangunan listrik di pedesaan,” tutur Ari.

LDII Kalbar Gelar Diskusi Membangun Etika Politik dan Peningkatan Partisipasi Masyarakat

Aplikasi Belajar Online Gratis Jelang Sekolah Tatap Muka Massa Pandemi Covid-19

Sutarmidji Meradang 16 Pekerja Asal Jawa Tengah Positif Covid-19, Minta Proyek Ditutup

Sementara itu Manager UPDK Singkawang, Ince Anjas, dalam presentasinya mengatakan bahwa PLTU Bengkayang dengan kapasitas 2x50 MW untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Khatulistiwa.

“Dengan kapasitas 2x50 MW, PLTU Bengkayang dapat melistriki sekitar 90 ribu lebih pelanggan dengan daya rata-rata 1300 VA. Keberadaan PLTU Bengkayang juga telah menyerap tenaga kerja lokal yang berasal dari masyarakat sekitar. Kami berharap, keberadaan PLTU Bengkayang ini dapat bermanfaat, baik disisi keandalan pasokan listrik juga bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya,” tutup Anjas.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved