Pertamina Jamin Stok Elpiji 3 Kg di Pontianak 21 Ribu Tabung Per Hari, Wajibkan 1 Pembeli 1 Tabung
Menurutnya, kebutuhan elpiji 3 kg di Kota Pontianak dari 12 agen yang melayani masyarakat Pontianak, mencapai 21 ribu lebih tabung per hari.
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pertamina Kalbar meminta masyarakat tidak panik menyikapi ketersedian elpiji 3 kg.
Khususnya di Kota Pontianak, Pertamina menjamin stok elpiji 3 kg sebanyak 21 ribu tabung per hari.
Sales Area Manager Pertamina Kalbar Weddy Surya Windrawan menerangkan ketersediaan stok gas elpiji lebih dari aman.
Bahkan dengan adanya alokasi tahun 2020 dari pemerintah, kondisinya sudah lebih dari cukup.
• Berikut Tanggapan Warga Pontianak Terkait Kelangkaan LPG 3 Kg
Diakuinya pada kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini, konsumsi elipiji tidak sebesar sebelum pandemi.
"Seharusnya masyarakat tidak perlu panik karena ketersediaan stok mencukupi," katanya pada Rabu (22/7/2020).
Menurutnya, kebutuhan elpiji 3 kg di Kota Pontianak dari 12 agen yang melayani masyarakat Pontianak, mencapai 21 ribu lebih tabung per hari.
Pihaknya sudah melakukan penindakan terhadap agen dan pangkalan yang melanggar ketentuan.
Weddy menyebut, ada sejumlah pangkalan dan agen elpiji yang dikenakan sanksi oleh Pertamina.
"Sanksi berupa pemotongan alokasi atau kuota, bahkan hingga pencabutan izin pangkalan," ujarnya.
Ia menambahkan bagi pangkalan yang terbukti melakukan tindakan ilegal, beroperasi di luar ketentuan dan merugikan masyarakat, akan dicabut izinnya.
"Kita juga memberikan sanksi bagi agen dan pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran," ujarnya.
Weddy menuturkan, Pertamina sudah membuat kebijakan dengan mewajibkan pangkalan hanya melayani satu orang untuk satu tabung gas elpiji.
"Hal ini dilakukan untuk menghindari para pengecer yang membeli lebih dari satu tabung setiap kali pembelian," katanya.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan meminta masyarakat tidak panik menyikapi fenomena antrean warga di sejumlah pangkalan elpiji.