Kemenag Kubu Raya Bangun Sinergitas Bersama Pemda, Nahruji: Satukan Persepsi dan Program-Program
Menurutnya, penyuluh agama adalah salah satu ujung tombak penyampai informasi yang tidak hanya berkaitan dengan masalah keagamaan.
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya menggelar silaturrahmi dan pembinaan penyuluh agama islam PNS dan Non PNS di Kantor Bupati Kubu Raya, pada Selasa (14/7/2020).
Tampak dalam silaturrahmi dan pembinaan itupun juga dihadiri oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan serta Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam.
Disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kubu Raya, Nahruji Sudiman bahwa, dalam kegiatan silaturahmi bersama pihak Pemerintah Kabupaten Kubu Raya itu bertujuan menyatukan persepsi dan program-program yang ada di Kementerian Agama dan pemerintah kabupaten.
• Imigrasi Tingkatkan Pelayanan Pembuatan Paspor, Wali Kota Singkawang Beri Apresiasi
Menurutnya, penyuluh agama adalah salah satu ujung tombak penyampai informasi yang tidak hanya berkaitan dengan masalah keagamaan.
“Karena para penyuluh itu bisa berbagai macam cara sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi di masing-masing kecamatan.,"
"Karena itu inovasi-inovasi yang harus dimunculkan dari Kementerian Agama maupun pemerintah kabupaten sangat kami harapkan,” ucapnya.
Ia menilai silaturahmi inipun sekaligus menjadi momen para penyuluh agama menyampaikan kendala yang ada di lapangan.
Sebanyak 83 penyuluh agama Islam di Kubu Raya, menurut Nahruji mereka mempunyai beban yang cukup berat.
Dimana program kerja yang harus dilaporkan penyuluh non-PNS minimal di empat titik binaan di masing-masing kecamatan.
Sedangkan untum penyuluh PNS mencapai sepuluh titik binaan.
“Tidak hanya bergerak di bidang majelis taklim, ada juga penyuluh agama yang bergerak di pemberantasan buta aksara dan berbagai bidang di kecamatan masing-masing,” ungkapnya.
Karena itu, dirinya berharap ke depan ada subsidi silang dan program-program terkait yang dapat dilaksanakan di lapangan.
Baik menyangkut program kependudukan, badan amil zakat, dan program lainnya.
“Itu semuanya perlu sinergi yang baik antar-para penyuluh yang ada di wilayah terpencil,” ujarnya. (*)
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kemenag-kubu-raya-suasana-kegiatan-silaturrahmi.jpg)