Breaking News:

(HOAKS) Jemaah Haji asal Padang Sumbar Berangkat ke Makkah 2020

Unggahan itu disertai keterangan “Kita nikmati kebersamaan yg indah ini walau entah sampai kapan kita slalu bersama”.

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Kemenag
Foto yang menunjukkan rombongan jemaah haji sedang berangkat ke bandara menuju Arab Saudi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, Hendri memastikan informasi mengenai keberangkatan jamaah haji asal Padang, Sumatera Barat adalah hoaks.

Hendri menegaskan, foto-foto yang beredar di media sosial adalah foto lama tepatnya pada 2018 lalu.

"Ini tidak benar. Melihat dari foto yang beredar di media sosial, sudah jelas itu hoaks. Sebab, itu foto tahun 2018 oleh Robbyrotanayulian. Coba amati foto itu baik-baik," tutur Hendri seperti dilansir laman Kemenag.

Dari hasil penelusuran, foto itu pernah diunggah oleh akun istagram Robbyrotanayulian pada 19 Agustus 2018.

Unggahan itu disertai keterangan “Kita nikmati kebersamaan yg indah ini walau entah sampai kapan kita slalu bersama”.

KATALOG PROMO ALFAMART 13 Juli, Kejutan Super Monday dan Diskon Beragam Produk hingga 15 Juli 2020

Foto tersebut juga disertai watermark tahun 2018 dan pada bus tertera spanduk bertuliskan Rombongan Jamaah Haji Kabupaten Sijunjung.

"Jadi itu bukan foto jemaah tahun ini. Sebab, tahun 2020, Indonesia tidak memberangkatkan jemaah haji," tegas Hendri.

Kemenag telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M.

Kanwil Kemenag Sumbar juga sudah mensosialisasikan kebijakan ini ke 19 Kankemenag Kabupaten/Kota sejak Juni 2020.

Karenanya, Hendri menegaskan bahwa tidak benar ada pemberangkatan jamaah haji asal Padang Sumatera Barat pada Tahun 2020. Informasi yang beredar di media sosial itu berita bohong belaka atau hoaks.

"Saya mengimbau masyarakat Sumatera Barat, agar berhati-hati dan harus teliti mencermati setiap informasi yang diperoleh atau yang beredar  di medsos. Pastikan kebenarannya sebelum dishare kepada orang lain, agar terhindar dari hoax yang akan meresahkan masyarakat," pesan Hendri

"Saring sebelum sharing agar kita semua terhindar dari menyebarkan berita tidak benar," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved