Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan Paparkan Strategi Cegah Karhutla Terulang

Dan Muda juga menyatakan, telah menyurati perusahaan-perusahaan khususnya yang beroperasi di wilayah Kubu Raya.

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Permasalahan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memang selalu menjadi persoalan setiap tahunnya, khususnya di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen untuk terus menurunkan angka titik api (hotspot) agar persoalan bencana tersebut tidak terus berulang.

Hal itupun disampaikan oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan.

Ia mengatakan dalam mengupayakan hal tersebut tidak terus terulang, sinergitas yang kuat antara pemerintah daerah, pihak kepolisian khususnya polres Kubu Raya, lalu jajaran Kodim, serta seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan.

Dan Muda juga menyatakan, telah menyurati perusahaan-perusahaan khususnya yang beroperasi diwilayah Kubu Raya.

Seluruh Penumpang KM Cahya Baru Berhasil Dievakuasi ke Pulau Sarasan Kepulauan Riau

Dahsyatnya Banjir di Kayan Hulu Sintang, Ketinggian Air Nyaris Tenggelamkan Rumah

"Kita sudah berkodinasi terus, yang lebih penting semua, seperti semua perusahaan sudah kita surati sekarang.

Dan juga sudah kita perkuat dimana-mana MPA (masyarakat peduli api) disetiap wilayah,"

"Dan kordinasi dengan semua pihak seperti Polres, Kodim, semuanya juga sudah.

Karena memang dibutuhkan sinergitas yang kuat dalam menanggulangi permasalahan yang kian terjadi setiap tahunnya," jelas Muda Mahendrawan, pada Minggu (12/7/2020).

"Intinya adalah ayo kita memperkuat dari jaringan terbawah, babinsa, bhabinkamtibmas, kepala desa, melalui pendekatan per desa itu lebih efektif, untuk mencegah," tambahnya.

Apalagi Muda menilai, dalam mencegah bencana Karhutla ini, peran desa sangat dibutuhkan.

"Dominan dari desa itulah, supaya lebih terukur, kalau desa lebih cepat mereka," ucapnya.

Kemudian sebelumnya juga Muda mengatakan, tahun ini memang sedikit berbeda, seperti diketahui pula saat ini masyarakat dunia tak terkecuali kalimantan barat tengah dilanda pandemi wabah virus Covid-19.

Maka dari itupun, selain menggencarkan sosialisasi tentang protokol kesehatan, dirinya bersama tim gugus tugas juga akan membantu mensosialisasikan pencegahan karhutla.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved