Breaking News:

Presiden Jokowi Minta Tidak Terburu-Buru dan Keputusan Mendikbud Tentang Masuk Sekolah Ajaran Baru

Untuk tahap pertama, siswa yang bisa mengikuti pembelajaran tatap muka ialah siswa jenjang SMA, SMK, MA, MAK, SMTK, SMAK, Paket C, SMP, MTs, paket B.

GRAFIS TRIBUN PONTIANAK/ENRO
Presiden Jokowi Minta Tidak Terburu-Buru dan Keputusan Mendikbud Tentang Masuk Sekolah Ajaran Baru. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tahun ajaran baru 2020/2021 jenjang pendidikan PAUD atau TK, SD, SMP dan SMA/SMK sederajat, dijadwalkan mulai berlangsung Senin 13 Juli 2020 pekan depan.

Jadwal tersebut merujuk pada rilis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud ) RI.

Jauh sebelum adanya jadwal tersebut, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mengeluarkan arahan untuk sektor pendidikan di era new normal.

Dikutip dari TribunWow.com, Meteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy memberikan tanggapan terkait penerapan new normal, khususnya di sektor pendidikan.

Muhadjir Effendy menyampaikan saran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk benar-benar menggodok secara matang untuk penerapan new normal di lingkup sekolah.

POPULER Tanggal 13 Juli Masuk Sekolah dan Gaji 13 PNS Diperkirakan Cair November atau Desember 2020

Hal ini disampaikan Muhadjir Effendy dalam tayangan Youtube KompasTV, Jumat (29/5/2020) lalu.

Dirinya mengatakan Presiden Jokowi tidak ingin penerapan new normal di sekolah diterapkan secara grusa-grusu.

"Untuk pengurangan pembatasan di sektor pendidikan kita godok dulu semateng mungkin," ujar Muhadjir Effendy.

"Jadi Pak Presiden wanti-wanti untuk tidak grusa-grusu," imbuhnya.

Menurutnya, protokol keselamatan di sekolah berbeda kondisinya dengan sektor umum lainnya.

Terlebih yang dihadapi adalah anak-anak.

Halaman
1234
Penulis: Marlen Sitinjak
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved