Breaking News:

Cara dan Syarat Pengajuan Penerimaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke Pemerintah Desa Tahun 2020

Lantaran semasa PSBB diberlakukan banyak usaha harus ditutup mendorong sejumlah sektor pekerjaan harus dihentikan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Selama terjadinya pandemi covid-19, seluruh kemampuan ekonomi di masyarakat menurun drastis. 

Lantaran semasa PSBB diberlakukan banyak usaha harus ditutup mendorong sejumlah sektor pekerjaan harus dihentikan.

Pemerintahpun mengambil langkah cepat dengan menggulirkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak covid-19.

Satu diantaranya dengan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada warga miskin sebesar Rp 600.000 per bulan untuk tetap menjaga daya beli masyarakat miskin saat pandemi wabah virus corona (Covid-19).

Terbaru Dana BLT dan Bantuan Sosial Dipotong Setelah Diperpanjang, Cek Waktu & Potongan

Penyaluran BLT ini diberikan selama tiga bulan dari April hingga Juni dan diperjang hingga September hal ini selaras dengan program bantuan listik gratis yang diperpanjang hingga Septembar 2020.

Bantuan ini hanya dikhususkan bagi warga miskin dan rentan miskin.

Agar penerimaan BLT ini tepat sasara pemerintah pun memberikan sejumlah syarat bagi penerimanya.

"Syarat penerimanya adalah keluarga miskin yang bukan termasuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH), tidak memperoleh Kartu Sembako dan Kartu Prakerja," tulis Kementerian Keuangan di laman resminya, Rabu (13/5/2020).

Penerima BLT ini didasarkan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Ketentuan mengenai mekanisme pendataan, penetapan data penerima manfaat, dan pelaksanaan pemberian BLT Desa dilakukan sesuai ketentuan Menteri Desa PDTT.

Halaman
123
Editor: Madrosid
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved