Sekda Sintang Minta Kades Tentukan Jam Membakar Bagi Peladang dan Perhatikan Arah Angin

Sekda berharap, agar seluruh peladang dapat membuka lahan dengan mematuhi aturan yang ada dalam Perbup tersebut.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Syukur Saleh
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah mewakili Bupati Sintang memimpin pelaksanaan sosialisasi Peraturan Bupati Sintang Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pembukaan Lahan Bagi Masyarakat Di Kabupaten Sintang khusus Pemerintah Kecamatan Ketungau Hilir dan Kepala Desa Se Kecamatan Ketungau Hilir di Aula Kantor Camat Ketungau Hilir, kemarin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah mewakili Bupati Sintang memimpin pelaksanaan sosialisasi Peraturan Bupati Sintang Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pembukaan Lahan Bagi Masyarakat.

Sosialiasi digelar Pemerintah Kecamatan Ketungau Hilir dan dihadiri Kepala Desa Se-Kecamatan Ketungau Hilir di Aula Kantor Camat Ketungau Hilir, kemarin.

Dalam kesempatan itu, Yosepha menjelaskan bahwa Peraturan Bupati Sintang Nomor 18 Tahun 2020 dibuat agar menjadi payung bagi seluruh masyarakat terkhusus para peladang.

Sekda berharap, agar seluruh peladang dapat membuka lahan dengan mematuhi aturan yang ada dalam Perbup tersebut.

Ayahnya Punya Utang Narkoba, Gadis Ini Diperkosa dan Dibunuh saat Pergi Belajar

Menurut Yosepha, izin pembakaran lahan minimal 2 hektar per-KK dalam sehari.

Jika ada warga yang ingin melakukan pembakaran lahan, harus terlebih dahulu izin kepada kepala desa setempat atau pun pengurus desa.

Sehingga sebelum pembakaran dilaksanakan, para pengurus dapat menjelaskan kembali tentang tata cara membakar lahan.

Serta bisa mendata warga yang ingin melakukan pembakaran sesuai dengan formulir.

"Data tentang seberapa luasnya lahan yang akan dibakar ataupun langkah-langkah dalam penjagaan api nantinya. Peraturan ini dibuat sebagai payung untuk para peladang," jelasnya.

Di beberapa kecamatan, kata Yosepha ada desa yang membuat aturan jam membakar dengan pertimbangan tidak bisa memastikan arah angin.

Halaman
12
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved