Breaking News:

Pengajuan Penggantian Status IAIN jadi UIN Pontianak dapat Dukungan Gubernur Kalbar

Masih banyak proses yang harus kami siapkan mulai dari berkas dan kesiapan dari IAIN sendiri

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NI Made Gunarsih
Wakil Rektor I IAIN Pontianak, Firdaus Achmad 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak sedang melakukan pengajuan proses perubahan menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Pontianak, ini merupakan yang pertama di Kalimantan Barat.

Setelah memastikan bahwa IAIN masuk dalam daftar 15 Perguruan Tinggi yang dapat melakukan perubahan, Kampus Islam Pertama di Kalbar ini mulai meminta dukungan dari berbagai instansi baik pemerintah dalam hal ini masing-masing Kabupaten/Kota yang ada di Kalbar serta Gubernur Kalimantan Barat dan organisasi yang ada di Kalbar.

Setelah mengajukan Proposal permohonan dukungan, berbagai surat dukungan terbuka telah disampaikan oleh beberapa Kabupaten dan Organisasi di Kalbar dan hal yang paling membuat IAIN bersemangat adalah keluarnya surat dukungan dari Gubernur Kalimantan Barat pada 30 Juni 2020 lalu.

 

"Kami sangat senang dengan adanya dukungan dari Pak Gubernur sebagai orang nomor satu di Kalbar di iringi oleh beberapa Kabupaten dan Organisasi lain, karena hal ini menjadikan IAIN lebih bersemangat untuk segera melanjutkan proses penilaian" ujar Wakil Rektor 1 IAIN Pontianak , Firdaus Achmad.

Banyak Prestasi Yang Membanggakan, DPRD Kalbar Dukung IAIN Jadi UIN Pontianak

Dukungan ini menjadi berarti mengingat Gubernur merupakan orang nomor satu di Kalimantan Barat sehingga jika Pemimpin Kalbar ini memberikan dukungan tentu tidak sulit mendapatkan dukungan dari berbagai pihak lainnya.

Serta belajar dari pengalaman beberapa perguruan tinggi lain yang kesulitan mendapatkan perubahan karena kurangnya dukungan dari pimpinan wilayah.

" Kami merasa mendapat angin segar dengan adanya surat ini, karena pernah terjadi penundaan perubahan status Perguruan Tinggi karena kurangnya dukungan dari Gubernurnya. Kami berharap hal ini akan semakin mempermudah jalan kami menjadi Universitas Islam " lanjutnya.

Meski Firdaus menyatakan proses perubahan masih cukup panjang tetapi IAIN sudah menyiapkan beberapa nama yang akan menjadi nama baru dari IAIN dan tetap meminta dukungan dari masyarakat agar proses perubahan ini berjalan lancar mengingat masa Covid-19 cukup menunda proses penilaian.

" Masih banyak proses yang harus kami siapkan mulai dari berkas dan kesiapan dari IAIN sendiri, kami berharap masyarakat juga mendukung hal ini karena sangat diperlukan kami" jelasnya. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved