Pemprov Kalbar Galakkan Pembangunan SMK dan Evaluasi Jurusan

Saat ini Pemprov juga sedang menggalakkan untuk pembangunan SMK dan mengevaluasi jurusan yang kurang diminati oleh siswa.

TRIBUN PONTIANAK/Anggita Putri
Gubernur Kalbar, H Sutarmidji. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji mengatakan bahwa sistem penerimaan siswa baru telah diatur pusat melalui sistem PPDB.

Maka dari itu harus diikuti oleh daerah.

Dalam hal ini orang tua juga harus bisa memberikan arahan kepada anak untuk tidak hanya harus masuk SMA.

Tetapi masih ada SMK Negeri yang ke depannya untuk lulusan SMK Negeri juga akan diberikan sertifikat keahlian.

Siswa Gagal Lolos PPDB Tetap Berpeluang Masuk Sekolah Idaman, Simak Penjelasan Disdik Kalbar

Saat ini Pemprov juga sedang menggalakkan untuk pembangunan SMK dan mengevaluasi jurusan yang kurang diminati oleh siswa.

“Di Kota Pontianak Utara yang SMA Negerinya hanya satu, tapi SMK-nya ada tiga. Saat ini pemerintah juga sedang menggalakkan SMK,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Kalbar juga sedang membicarakan dengan Rektor Untan agar SMA Santun bisa menjadi sekolah Negeri.

Ia menjelaskan bahwa dalam rangka penerimaan siswa baru melalui sistem PPDB sudah menjadi keputusan pusat tentang zonasi dan lain sebagainya.

“Saya berharap kepada semuanya kita taat pada aturan. Sehingga semuanya bisa berjalan lancar,” ujarnya .

Ia mencontohkan di Kota Pontianak Utara yang SMA Negerinya hanya satu, tapi SMK-nya ada tiga.

Halaman
123
Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved