Dewan Kalbar H Irsan Minta Pemda Serius Agar Desa Ampera Raya Segera Dapat Kode Desa

Hal ini juga menyikapi rencana pemekaran lima desa yang ada di Kubu Raya sempat ditunda pembahasannya atau dibatalkan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Muhammad Rokib
Anggota DPRD Provinsi Kalbar Dapil Mempawah-Kubu Raya, H Irsan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Anggota DPRD Provinsi Kalbar Dapil Mempawah-Kubu Raya, H Irsan berharap pemekaran desa yang ada di Kubu Raya diikuti dengan kelengkapan dalam segala hal agar tidak ada kendala di lain hari.

Seperti yang dikeluhkan oleh satu diantara desa di Kubu Raya yang telah mekar selama tujuh tahun namun belum juga mendapatkan kode desa sehingga berimplikasi pada tidak dapat pula dana desa dari negara.

Hal ini juga menyikapi rencana pemekaran lima desa yang ada di Kubu Raya sempat ditunda pembahasannya atau dibatalkan untuk pemekaran karena dimungkinkan kekurangan administrasi dan lain-lain.

"Maksud kita dalam melakukan pemekaran pembangunan yang ada di desa semakin terakomodir, jangan hanya menciptakan suatu pemekaran namun saat pemekaran terlaksana masih ada beberapa desa yang belum mendapat kode desa," kata H Irsan, Rabu (01/07/2020).

LANGKAH Klaim Token Gratis PLN Bulan Juli, Login www.pln.co.id atau Lewat WhatsApp 08122-123-123

"Kami melakukan reses satu di antaranya di Desa Ampera Raya yang tujuh tahun belum mendapat kode desa."

"Secara otomatis mereka tidak mendapat dana desa dan desa tidak bisa berkembang," timpalnya.

Oleh karena itu, politisi PKB ini meminta pemda dalam hal ini kepala daerah untuk menseriusi ini karena menyangkut kemajuan dan kemandirian desa.

"Selama ini hanya mengharapkan dari ADD karena tidak mendapat Dana Desa," bebernya.

Seperti diketahui, Dana Desa (DD) merupakan kewajiban Pemerintah Pusat untuk mengalokasikan anggaran transfer ke Desa di dalam APBN sebagai wujud pengakuan dan penghargaan Negara kepada Desa.

Alokasi Dana Desa (ADD) adalah kewajiban Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mengalokasikan anggaran untuk Desa yang diambilkan dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) yang merupakan bagian Dana Perimbangan. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved