Arif Joni Kenang Sosok Ustaz Hilmi Sebagai Guru yang Dicintai Kader PKS

Almarhum, dikenang Arif Joni juga merupakan sosok yang ikhlas dan suka memberi, terlebih untuk urusan keagamaan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHO PANJI PRADANA
Ketua DPW PKS Kalbar, Arif Joni Prasetyo 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tutup usianya Ketua Majelis Syuro PKS 2005-2015, Ustaz Hilmi Aminuddin membuat jajaran pengurus dan segenap kader PKS Kalbar merasa kehilangan.

Almarhum disebut sebagai sosok guru yang sangat dicintai oleh para muridnya terlebih para kader PKS di Kalbar.

Diketahui, almarhum meninggal dunia pada pukul 14.24 WIB, Selasa (30/06/2020), di RS Santosa Central, Jalan Gardujati, Kota Bandung, Jabar.

"Kami sebagai kader PKS merasa sangat kehilangan, duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ustaz Hildi Aminuddin. 

Kami merasa sangat kehilangan sosok guru yang kami cintai dan beliau adalah sosok guru yang dicintai oleh kader-kader PKS," kata Ketua DPW PKS Kalbar, Arif Joni Prasetyo, Rabu (01/07/2020).

Antisipasi Kebakaran Lahan Gambut di Musim Kemarau, Ini Upaya Dinas LHK Kalbar

NASIB 30 Jiwa Hingga Bayi Usia 18 Hari Korban Kebakaran Hebat di Pontianak Kalbar

Anggota DPRD Provinsi Kalbar ini pun mengenang saat almarhum memberikan tausiah diseluruh pelosok negeri tak terkecuali Kalbar.

Arif Joni juga mengatakan ia selalu mengikuti tausiah dan arahan dari almarhum.

"Beliau sering memberikan tausiah, arahan-arahan kepada kader seluruh Indonesia, beliau adalah sosok pimpinan PKS yang rajin untuk turun ke daerah-daerah termasuk ke Kalbar sudah beberapa kali," terangnya.

"Setiap kali beliau datang ke daerah pasti memberikan arahan, pendidikan politik dan persoalan kebangsaan yang mendalam, yang sangat memiliki bobot nilai yang tinggi, yang dapat kami rasakan," tambah Ketua Fraksi PKS-PPP ini.

Cara Memasukkan Kode Voucher Listrik Gratis PLN ke KWH atau Meteran Listrik

Almarhum, dikenang Arif Joni juga merupakan sosok yang ikhlas dan suka memberi, terlebih untuk urusan keagamaan.

"Beliau kalau memberi seperti air mengalir," kenangnya.

"Dengan meninggalnya beliau, kami merasa sangat kehilangan sosok guru yang kami cintai," tutupnya. 

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved