Antisipasi Kebakaran Lahan Gambut di Musim Kemarau, Ini Upaya Dinas LHK Kalbar

Hal itu dilakukan sebagai upaya persiapan menghadapi musim kemarau untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan khususnya di lahan gambut.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat sebagai pelaksana Tugas Pembantuan Restorasi Gambut menyelenggarakan kegiatan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama Swakelola (SPKS) dengan Kelompok Masyarakat (POKMAS). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat sebagai pelaksana Tugas Pembantuan Restorasi Gambut menyelenggarakan kegiatan Penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama Swakelola (SPKS) dengan Kelompok Masyarakat (POKMAS)  untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan sekat kanal dan Pemeliharaan Infrastruktur Pembasahan Gambut sekat kanal dan sumur bor serta Operasi Pembasahan Gambut Rawan Kekeringan (OPGRK).

Hal itu dilakukan sebagai upaya persiapan menghadapi musim kemarau untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan khususnya di lahan gambut.

Kasubpokja Kalimantan Barat, Jany Tri Raharjo, menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 13 Juni 2020 ini juga selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait upaya mengatasi dampak sosial ekonomi akibat wabah Covid-19 yaitu memperbanyak program padat karya oleh masyarakat yang bertujuan untuk memberikan penghasilan kepada Kelompok Masyarakat. 

Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas Buka Posko Bantuan UTBK SNMPTN

Panduan Tata Cara Klaim Pulsa Listrik Gratis, Diskon 50 Persen Token PLN di pln.co.id dan WhatsApp

Kegiatan ini diselenggarakan menggunakan protokol kesehatan antara lain peserta diwajibkan membawa surat keterangan sehat, dilakukan pengecekan suhu badan, pemakaian masker selama kegiatan dan penyediaan sarana cuci tangan di sekitar ruang pertemuan.

Kemudian selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat Ir. Adi Yani, MH membuka acara dan memberi arahan menenai kegiatan yang akan dilaksanakan. 

Acara ini turut dihadiri oleh camat, kepala desa, serta anggota kelompok masyarakat yang terkait dengan kegiatan infrastruktur pembasahan gambut. 

7 Tahun Tak Dapat Kode Desa, Inna Saran Kades Ampera Raya Komunikasikan dengan DPRD

Infrastruktur yang telah dibangun seperti sekat kanal dan sumur bor harus tetap terjaga kualitasnya dengan memastikan semua infrastruktur dapat berfungi dengan baik dan dapat di operasikan/dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang. 

Kegiatan pemeliharaan ini harus dilaksanakan dengan baik, imbuh Adi Yani.

Untuk itu ditunjuk para Kelompok Masyarakat (Pokmas) dan Masyarakat Peduli Api sebagai pelaksana kegiatan tersebut. 

Y. Triadhi Andjioe selaku PPK dengan ketua masing-masing kelompok telah menandatangani Surat Perjanjian Kerjasama Swakelola (SPKS). 

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved