Khazanah Islam

Ustadz Abdul Somad Ungkap Penjelasan Ilmiah Mengapa Bekas Jilatan Anjing Harus Dicuci dengan Tanah

Untuk mensucikannya, kita harus membersihkan wadah yang terkena Air liur anjing dan babi sebanyak tujuh kali.

Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Ustadz Abdul Somad saat menyampaikan kajian 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Air liur anjing dan babi termasuk dalam kategori najis berat atau najis mughalladhah.

Untuk mensucikannya, kita harus membersihkan wadah yang terkena Air liur anjing dan babi sebanyak tujuh kali.

Satu dari tujuh air yang digunakan untuk mensucikan itu dicampur dengan tanah.

Barulah setelah itu, wadah tersebut dinyatakan suci kembali seperti sedia kala.

Namun demikian, muncul pertanyaan mengapa harus dicampur menggunakan tanah? Padahal saat ini sudah ada deterjen.

Ustadz Abdul Somad menjawab hal ini secara ilmiah, dalam video ceramahnya baru-baru ini.

Niat Puasa Senin Kamis dan Doa Berbuka, Ini Keistimewaan Orang Puasa Menurut Ustadz Adi Hidayat

Menurut UAS, berdasarkan penelitian, air liur anjing ini mengeluarkan bakteri.

Sehingga jika dicuci tidak bisa jika hanya dicuci menggunakan deterjen.

"Tidak bisa. Tak mati, virus kuman itu," ungkap UAS.

Tapi setelah dimasukkan air tanah, maka bakteri yang bersumber dari air liur anjing itu akan mati.

Halaman
12
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved