Sistem Daring Dinilai Mendegradasi Pendidikan di Kalbar

Ia pun menyebutkan jika hal ini mesti menjadi alaram Gubernur agar dapat mengambil kebijakan terbaik bagi elemen masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK/RIDHO PANJI PRADANA
Suasana saat mahasiswa menyampaikan aspirasi ke DPRD Provinsi Kalbar, Selasa (30/06/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Korlap aksi elemen mahasiswa di DPRD Provinsi Kalbar, Muhammad Ulil Azmi menjelaskan jika sistem pendidikan daring belum maksimal untuk di Kalbar.

Bahkan, menurut dia, dengan sistem daring membuat pendidikan di Kalbar khususnya terdegradasi mengingat infrastruktur yang belum memadai untuk menunjang hal tersebut.

"Konsernnya ke pendidikan, Dari sudut pandang mahasiswa pendidikan di Kalbar mengalami degradasi, dalam artian yang awalnya dirasakan secara langsung, sekarang tidak bisa dirasakan dan harus memiliki akses dan akses itu tidak mudah didapat seperti katakanlah internet dan lainnya yang fasilitasnya belum mencukupi," katanya, Selasa (30/06/2020) usai mediasi dengan anggota DPRD Provinsi Kalbar.

Aliansi Mahasiswa Kalbar Suarakan Sejumlah Tuntutan, Penolakan RUU HIP hingga Sistem Pendidikan

Ia pun menyebutkan jika hal ini mesti menjadi alaram Gubernur agar dapat mengambil kebijakan terbaik bagi elemen masyarakat.

"Adik-adik yang bersekolah di SMA juga tidak maksimal, kita mendorong Gubernur bahwa kondisi pendidikan di Kalbar mengalami degradasi dan tidak baik-baik saja akibat pandemi covid 19," tukas Ulil Azmi.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved