Selain Brompton, Ini 5 Jenis Sepeda Lipat yang Harganya Super Mahal Ada Mencapai Rp 100 Juta Lebih

Pencinta sepeda lipat, sudah ada sederet merek sepeda lipat ternama, yang sebenarnya secara pamor dan juga kualitas tak kalah dibandingkan Brompton.

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Warga bersepeda di Jalan A.Yani, Pontianak, Sabtu (20/6/2020) pagi. Menuju penerapan new normal, tampak warga antusias bersepeda disejumlah jalanan kota Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tren sepeda lipat Brompton di Tanah Air seperti menyingkirkan beragam merek sepeda lipat yang sebenarnya, bahkan ada beberapa yang sudah lama terkenal di Indonesia.

Kesan bahwa "hanya" Brompton yang menjadi sepeda lipat berharga selangit pun menguat di benak orang.

Ya, seolah hanya sepeda lipat buatan tangan asal London, Inggris, ini saja yang bisa disebut mahal.

Padahal, bagi para pencinta sepeda lipat, sudah ada sederet merek sepeda lipat ternama, yang sebenarnya secara pamor dan juga kualitas tak kalah dibandingkan Brompton.

Daftar Harga Sepeda Gunung / MTB Polygon, Pacific, hingga United dari Rp 1 Juta sampai Rp 10 Jutaan

Berikut ini adalah beberapa contoh merek sepeda lipat "mahal" yang juga berseliweran di jalan-jalan kota besar Indonesia, tetapi kehebohannya tak seperti Brompton.

1. Bike Friday

Merek sepeda lipat asal Amerika Serikat ini namanya pernah amat dikenal para pencinta sepeda Tanah Air, kala tren sepeda lipat booming sekitar 10-11 tahun lalu.

Sebenarnya, Bike Friday menawarkan beberapa varian sepeda lipat, yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan Brompton. Bahkan, di negeri asalnya ada pilihan sepeda tandem.

Hanya saja, bentuk frame set utamanya terlihat mirip satu dengan yang lain, sehingga penampakannya pun tetap memiliki kekhasan tersendiri.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com di sejumlah marketplace, sepeda yang umumnya lebih condong ke gaya roadbike ini dijual dalam rentang harga antara Rp 27 juta hingga lebih dari Rp 40 juta.

Bike Friday dibuat oleh Green Gear Cycling, Inc sejak 1992 dan dikenal dengan kebijakan ramah lingkungan dalam proses produksinya. 

2. Birdy

Halaman
1234
Editor: Haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved